Para Imam Syiah Mengikuti Umar bin Khattab

Posting 11 - 16 dari 16

11. 26-11-2009 15:31

Perkataan Imam Syiah
Saya pikir terlalu tergesa-gesa untuk mengatakan bahwa perkataan Imam syiah itu mendukung pernyataan Umar (yang menurut silogisme yang saya bawakan merupakan orang sesat). 
 
Pasalnya, tidak ada kesamaan konteks antara perkataan Imam syiah dengan umar (yang sesat itu). Lalu apa perbedaanya? 
 
Perkataan Umar (yang sesat itu) menunjukkan bahwa CUKUP AL-QUR'AN BAGI KITA dalam konteks Nabi hendak menyampaikan wasiat. 
 
Sedangkan perkataan Imam Syiah itu dalam konteks posisi, fungsi, dan kelebihan Al-Qur'an.  
 
Apa yang Anda sajikan dalam tulisan Anda itu sungguh kacau peletakkannya sehingga menimbulkan pemahaman yang kacau juga. 
 
Adapun urutannya, akan lebih mudah dicerna jika dirubah menjadi: 
 
Dan Kami telah turunkan kepadamu Al-Quran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu; maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk tiap-tiap umat diantara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu. (QS. Al-Maaidah [5]: 48) 
 
Allah berfirman dalam Al Quran, surat An Nahl ayat 89, yang diterjemahkan sebagai berikut : 
Dan Kami turunkan kepadamu Al-Kitab (al-Qur'an) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang berserah diri. 
 
Al Kafi, jilid 1 hal59, Jafar As Shadiq mengatakan: sesungguhnya dalam Al Quran memuat penjelasan segala sesuatu, demi Allah, Allah tidak meninggalkan sesuatu yang diperlukan oleh hamba-hambanya, melainkan telah menjelaskannya pada manusia hingga seorang hamba tidak akan bisa berkata : andai saja hal ini tercantum dalam Al Quran, melainkan Allah telah menurunkan ayat tentang hal itu. 
 
Bashairu Darajat hal 6 Imam Muhammad bin Ali Al Baqir menyatakan : Allah tidak meninggalkan sesuatu yang diperlukan oleh umat hingga hari kiamat, kecuali diturunkan dalam kitabNya dan dijelaskan pada RasulNya, dan Allah menjadikan batasan bagi segala sesuatu dan menjadikan segala sesuatu memiliki dalil yang menunjukkan padanya. 
 
Bashair Darajat hal 194 : Imam Jafar As Shadiq mengatakan : dalam Al Quran terdapat berita langit, berita bumi, berita kejadian yang sedang terjadi, dan yang akan terjadi, Allah berfirman : sebagai penjelas segala sesuatu (QS An Nahl ayat 89). 
 
Tafsir Ali bin Ibrahim Al Qummi, jilid 2 hal 451: sesungguhnya dalam Al Quran memuat penjelasan segala sesuatu, demi Allah, Allah tidak meninggalkan sesuatu yang diperlukan oleh hamba-hambanya, melainkan telah menjelaskannya pada manusia hingga seorang hamba tidak akan bisa berkata : andai saja hal ini tercantum dalam Al Quran, melainkan Allah telah menurunkan ayat tentang hal itu. 
 
Al Mahasin hal 267: Imam Jafar As Shadiq mengatakan : segala sesuatu yang diperselisihkan oleh dua orang, pasti ada penjelasannya dalam Kitab Allah. 
 
sampai sini dulu, maksudnya bahwa baik ayat Al-Qur'an maupun perkataan Imam syiah diatas itu untuk menginformasikan kepada kita bahwa Al-Qur'an itu pedoman bagi umat manusia. 
 
Imam Syiah berusaha menafsirkan kedua ayat yang saya kutip diatas. 
 
Setelah ini, baru kemudian akan kita tambahkan untuk menilai apakah perkataan Umar (yang sesat itu) benar atau tidak. 
 
Al Kafi, jilid 1 hal 60.Imam Jafar As Shadiq mengatakan : setiap sesuatu yang diperselisihkan oleh dua orang, pasti ada penjelasannya dalam kitab Allah, tetapi akal manusia tidak menjangkaunya. 
 
Maksudnya bahwa sebetulnya segala sesuatu sudah ada di dalam Kitab Allah, tetapi memang akal manusia biasa yang penuh dengan keterbatasan ini tidak mampu menjangkau seluruhnya. 
 
Lalu apa gunanya donk? jelas berguna, karena ada manusia-manusia pilihan yang khusus yang dapat menjangkau itu. 
 
Siapa? 
 
Nah, baru perkataan Imam Ja'far yang pertama Anda kutip pada tulisan diatas. 
 
Al Kafi, jilid 1 hal 61, Imam Jafar As Shadiq mengatakan Kitab Allah, di dalamnya terdapat berita kaum sebelum kalian, dan berita apa yang terjadi sesudah kalian, pemutus perselisihan yang ada pada kalian, dan kami mengetahuinya. 
 
Jadi kalau Umar mengatakan cukuplah Al-Qur'an, maka sebetulnya itu tidak cukup. Karena perlu penjelas. Siapa itu? Ahlulbayt. 
 
Bahwa Nabi meninggalkan 2 perkara penting. Al-Qur'an dan Ahlulbayt. Jika kita mengikutinya, kita tidak akan tersesat sepeninggal beliau. (Shahih Muslim). 
 
MrShiaa: 
 
terimakasih atas komennya, sebelumnya saya sudah mencari riwayat seperti yang anda tulis, tapi tidak saya temukan di shahih muslim. barangkali saya salah lihat. 
 
menurut penjelasan anda, mestinya yang jadi Nabi bukan Muhammad, tapi ahlulbait, yang menurut anda adalah Ali dan 11 anak cucunya. 
 
Karena yang bertugas menerangkan Al Qur'an adalah mereka, bukan Nabi Muhammad. Menurut anda, ahlulbait lah yang menjadi penjelas Al Qur'an. 
 
tapi dalam Al Qur'an, kita melihat perintah untuk kembali pada Allah dan Rasul Muhammad SAAW saja ketika terjadi perselisihan, bukan pada ahlulbait. lihat surat An Nisa' 59.  
 
 
lihat lagi silogisme yang anda tulis, tolong dilengkapi.
metafisika

12. 02-12-2009 13:02

mana nih komenku pengecut?
kmana ya komenku pengecut?
metafisika

13. 07-12-2009 03:00

Sekedar comment
Salam, 
Yang dikritik dari ucapan Umar itu kan ketika dia merasa cukup dengan Al-Qur'an tanpa Sunnah. Wajar jika hal itu dikritik, anehnya bukankah Ahlus sunnah adalah pengikut sunnah, lalu kenapa menokohkan orang yang jelas2 menolak sunnah bahkan melarang penulisan sunnah? 
 
MrShiaa: 
 
terimakasih, Nabi saja tidak mengkritik ucapan Umar itu, mengapa kita harus mempermasalahkan? lagian ucapan Umar sesuai dengan apa yang dikatakan oleh para imam ahlulbait. 
 
apakah dengan mengatakan cukup dengan Al Qur'an, berarti menolak sunnah?
Adun

14. 04-01-2010 02:52

mohon ditampilkan
mohon komentar saya ditampilkan mas. Biar semua terbuka apa adanya...
metafisika

15. 06-01-2010 12:34

hehehe
mas metafisika, sepertinya anda pernah kena batunya dalam masalah "kamis kelabu" 
 
kata kamis kelabu itu digunakan oleh seseorang, yang rupanya orang itu adalah anda, anda yang pernah kena batunya masalah kamis kelabu 
 
rupanya anda ingin menebus kesalahan, tapi rupanya anda kena batunya untuk kali kedua. 
abdullah abdulkadir

16. 19-01-2010 06:48

artikel Kamis Kelabu
Mr_Shia, sharing info aja, ada blog yang sudah memuat tentang peristiwa Kamis Kelabu ini secara panjang lebar di sini : 
 
http:// alfanarku.wordpress.com/2009/ 12/23/tragedi-kamis-kelabu- bagian-1/ 
 
http:// alfanarku.wordpress.com/2010/ 01/11/tragedi-kamis-kelabu- bagian-2/ 
 
Barakallahu fiik Mr-Shia
sandi
<< Awal < Sebelumnya 1 2 Berikutnya > Akhir >>

Go back to the article | Tambahkan Komentar



mXcomment 1.0.8 © 2007-2010 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
 

Syiah Latest Comments

imam yang tidak maksum
sangat pedas temuan anda.....ya begitulah syiah...menghina imamnya...
18/08/10 00:34 More...
By hilmangandawibawa

ST
Terima kasih atas penjelasan yg begitu gamblang dan mencerahkan....
11/08/10 16:00 More...
By Muhammad Iqbal Kurniadi

bidah
kalu taqiyah bidah bukan entar jawabanya taqiyah lagi taqiyah lagi
11/08/10 04:39 More...
By hasan

@al faqir berkata :
"apakah seperti ini sifat muslim ? menjelekkan sesama muslim. coba...
11/08/10 02:04 More...
By toghe

hakekat.com 3 pimpinannya rebutan duit..
hakekat.com....pengecut kabeh!!! mana thohir al kapp gak berani ke...
10/08/10 14:12 More...
By abe

Lihat Gallery Syiah