Home
Menghujat Abu Hurairah, Menghujat Kitab Sendiri (40) Menuduh Abu Hurairah Memalsu Hadits PDF Cetak E-mail
 

Lagi-lagi Abu Hurairah dinista dan difitnah oleh abdul husein. Abu Hurairah dituduh menjilat Bani Umayah dengan mengarang hadits-hadits palsu tentang keutamaan Bani Umayah. Abu Hurairah juga dituduh mencari muka pada Bani Umayah, ketika ikut berjaga di rumah Usman bin Affan.

Lagi-lagi Abu Hurairah dinista dan difitnah oleh abdul husein. Abu Hurairah dituduh menjilat Bani Umayah dengan mengarang hadits-hadits palsu tentang keutamaan Bani Umayah. Abu Hurairah juga dituduh mencari muka pada Bani Umayah, ketika ikut berjaga di rumah Usman bin Affan.

Kata abdul husein:

karena itu ia menjadi orang yagn penting terutama setelah pengepungan rumah Utsman selama revolusi melawannya, sebab Abu Hurairah bersambanya di dalam rumah itu. Karenanya, ia memperoleh kemekaran setelah layu dan ketenaran setelah tidak dikenal.

Rupanya abdul husein belum tahu, bahwa yang ikut berjaga di rumah Usman bukan hanya Abu Hurairah. Hasan, putra Ali bin Abi Talib dan Husein saudaranya, sosok yang dianggap tuhan oleh abdul husein, sehingga dia rela menjadi hambanya, ikut berjaga di rumah Usman, bersama Abu Hurairah.


Tuhannya ikut berjaga di rumah Usman. Jika memang Abu Hurairah dituduh menjilat Bani Umayah karena ikut berjaga di rumah Usman, apakah abdul husein berani menuduh Imam Hasan dan Husein ikut menjilat Bani Umayah? Karena Hasan dan Husein tahu bahwa para pemberontak hanya ingin membunuh Usman. Maka Hasan dan Husein ingin menjilat Bani Umayah dengan ikut berada di rumah Usman.

Mengenai keberadaan Hasan dan Husein di rumah Usman, bisa dilihat di Syarah Nahjul Balaghah, Ibnu Abil Hadid, jilid 10 hal 581, cetakan lama Iran

 

Juga ada di Syarah Nahjul Balaghah karya Ibnu Maitsam Al Bahrani jilid 4 hal 354.

 

Abu Hurairah juga dituduh menjilat Bani Umayah dengan memalsu hadits-hadits Nabi. Hadits-hadits yang disebut abdul husein adalah hadits-hadits yang lemah, dan ini diakui oleh ulama sunnah sendiri. Bahkan referensi yang digunakan oleh abdul husein adalah kitab-kitab yang memang isinya adalah hadits-hadits lemah dan palsu.

Kata abdul husein lagi:

bagaimanapun, laki-laki itu (Abu Hurairah) berhasil merebut kesempatan, transaksinya mendpat untung besar, dan " barang-barang dagangannya" (hadis-hadis)laris terjual. Selanjutnya, bani Umayyah serta para pendukung mereka mendengar hadis-hadisnya dengan seksama serta berusaha sebaik-baiknya untuk menyebarluaskannya. Pada saat yagn sama, ia menyampaikan hadis-hadis menurut keinginan mereka.

Abu Hurairah dituduh membuat hadis sesuai keinginan bani Umayyah.

Dari sinilah abdul husein mengambil kesimpulan bahwa Abu Hurairah berada bersama Usman adalah untuk mencari muka. Kita bertanya lagi pada abdul husein dan syiah: dari mana abdul husein tahu isi hati Abu Hurairah? Memang abdul husein tidak pernah tahu isi hati Abu Hurairah. Berjumpa saja tidak pernah, apalagi bisa tahu isi hati. Jelas tidak mungkin. Lalu bagaimana abdul husein yang tidak tahu isi hati Abu Hurairah, berani menuduh bahwa Abu Hurairah berniat untuk menjilat?


Itulah ulama syiah.


Di sini abdul husein menuduh bahwa Abu Hurairah lah yang memalsu hadits. Sedangkan seperti yang diketahui oleh pelajar pemula dalam ilmu hadits bahwa adanya hadits-hadits palsu bukanlah dari Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam atau sahabatnya, tapi hadits palsu itu berasal dari perawi-perawi sesudah Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam dan sahabat.

Tapi abdul husein tidak mau tahu, dan tetap menuduh Abu Hurairah memalsu hadits. Metode ini lebih parah dari metode para orientalis, yang menggunakan hadits-hadits palsu, dan membuat kesan bahwa seolah-olah hadits-hadits itu shahih. Para orientalis tidak menuduh Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam  atau sahabatnya berdusta, karena mereka tahu bahwa masalah pada hadits adalah akibat perawi-perawi berikutnya yang bermasalah.

Imam Ad Dzahabi berkata dalam Mizanul I’tidal, yaitu kitab yang menjelaskan perawi-perawi lemah, pada halaman 2 :
Sedangkan para sahabat, saya tidak menyebutkan mereka dalam kitab ini, karena kemuliaan mereka, karena lemahnya hadits adalah disebabkan oleh perawi yang meriwayatkan hadits dari mereka (para sahabat)

Tapi abdul husein tetap bersikeras menuduh Abu Hurairah telah memalsu hadits.
Jika abdul husein adalah seorang yang konsekuen dalam metodenya ini, mestinya dia juga menerapkan metode ini pada hadits-hadits syiah. Pada setiap hadits syiah yang lemah, atau palsu, dia harus menuduh imamnya sebagai pemalsu hadits.

Memang dalam sejarah banyak kita temukan pemalsu-pemalsu hadits, yang memalsu hadits dari Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam, sahabat dan para imam syiah sendiri. Tapi di sini abdul husein malah menyalahkan sahabat Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam, dan membela perawi-perawi yang memalsu hadits. Para pemalsu hadits selalu saja ada
 
Al Kisyi meriwayatkan dari Abdullah bin Sinan, dia berkata:

Abu Abdillah berkata: kami ahlulbait, adalah orang-orang jujur, ada saja pendusta yang berdusta atas nama kami, lalu kejujuran kami jatuh karena dia berdusta atas nama kami di depan orang banyak. Rasullah Shallallahu Alaihi Wasallam  adalah orang yang paling jujur, dan Musailamah berdusta atas namanya, begitu juga Amirul Mu’minin, dia adalah orang yang paling jujur setelah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, orang yang berdusta atas namanya, dan berusaha keras untuk menjatuhkan kejujuran Ali di depan orang banyak adalah Abdullah bin Saba’.
Rijal Al Kisyi hal 108

Yang berdusta bukan Ali dan para imam ahlulbait, yang berdusta adalah Abdullah bin Saba’, sosok yang menurut syiah adalah fiktif, tapi Abu Abdullah, imam Ja’far As Shadiq, imam syiah yang maksum, mengakui keberadaannya. Kita di sini bingung, bagaimana syiah bisa mengingkari imamnya sendiri. Apakah syiah menuduh imamnya adalah seorang bodoh, hingga sosok yang fiktif dianggapnya ada?

Ada jarak yang jauh antara para imam syiah, sosok-sosok mulia, dan orang-orang yang mengaku menjadi pengikutnya, seperti abdul husein dan ustad-ustad syiah tanah air. Ini membuat kita curiga, jangan-jangan keyakinan-keyakinan yang dianut oleh ulama syiah dan ustad-ustad syiah tanah air berbeda dengan keyakinan para imam syiah.

Al Kisyi juga meiwayatkan dari Habib Al Khats’ami dari Abu Abdullah : ada pendusta yang berdusta atas nama Hasan, dia tidak menyebut namanya, ada seorang pendusta yang berdusta atas nama Husein, dia tidak menyebut namanya, dan Mukhtar berdusta atas nama Ali bin Husein,  dan Mughirah bin Sa’id berdusta atas nama ayahku.
Rijal Al Kisyi hal 226.

Memang banyak orang memalsu hadits dari Abu Hurairah. Ini karena Abu Hurairah begitu terpercaya, sehingga banyak orang mengambil kesempatan dengan menjual namanya. Mereka membuat hadits, lalu mengklaim bahwa dia mendengar dari Abu Hurairah, padahal tidak. Tapi tetap saja kedustaan mereka terbongkar:

Ibnu Adiy meriwayatkan bahwa Abdurrahman bin Hurmuz Al A’raj dan Abu Shalih berkata: setiap orang yang yang meriwayatkan hadits dari Abu Hurairah, pasti kami bisa tahu dia berkata benar atau berdusta.
Al Kamil, Ibnu Adiy, jilid 1 hal 14.

Mereka benar-benar mengerti seluruh hadits dari Abu Hurairah , hingga tahu mana hadits yang benar dan mana yang dusta. Jadi tidak ada kesempatan bagi orang untuk berdusta atas nama Abu Hurairah. Karena pasti ketahuan.

Orang yang menelaah kitab Mizanul I’tidal akan mendapati banyak perawi lemah meriwayatkan hadits dari Abu Hurairah.

Inilah daya upaya dan usaha abdul husein untuk menghujat Abu Hurairah. Menghadapi semua ini, Abu Hurairah tidak akan terluka dan tersakiti. Dia sudah berada di alam akherat, memanen pahala ilmu-ilmu Islam yang diajarkannya. Setiap ada yang mengamalkan haditsnya, Abu Hurairah akan mendapat bagiannya.

Sebaliknya abdul husein, dia akan bertanggungjawab atas segala perbuatannya, juga atas segala dampak-dampaknya.



 





Users' Comments  
 

Average user rating

 

Display 4 of 4 comments

1. 21-12-2011 15:05

agree
Hehehe saya setuju bgt sama kalimat terakhirnya tuh.... 8) 8)  
Walau banyak org sinting yg menghujat Abu Hurairah -radhiyallahu 'anhu-, namanya tidak pernah akan meredup, malah akan semakin cemerlang sebagai seorang sahabat Rasulullah yg paling banyak meriwayatkan hadits dari beliau.
toghe

2. 02-01-2012 18:16

ALLOHUMMAA....
bismillaah 
sungguh prihatin dan sakit hati ini ketika kemarin(31/12/20011)membaca berita berjalan di tv1 penyataan Din Syamsuddin(yang sebenarnya gak pantas jadi mataharinya agama)yang menyatakan bahwa Syiah bukan aliran sesat.lebih sakit dan menangis lagi hati ini ketika membaca fatwa MUI di media yang sama,hari ini(1/1/2012)pukul 20.30 yang juga menyatakan pernyataan yang sama.pertanyaan saya pada orang2 yang ngaku ulama Islam itu:"apakah menuduh ibunda kaum mu'minin Aisyah sebagai pezina bukan termasuk kesesatan-bahkan kekafiran-wahai para ulama yang terhormat?!apakah mengkafirkan Abu Bakar,Umar,Utsman,dan mayoritas shahabat bukan termasuk kesesatan?apakah menyatakan AlQur'an yang ada pada kaum muslimin saat ini sudah jauh berkurang bukan kekafiran-bahkan kekurang ajaran pada ALLAH-tidak cukup untuk meyatakan sesatnya mereka?!sungguh hati kami benar2 menangis membaca pernyataan"para ulama"itu.saya secara pribadi tidak setuju pada tindakan anarkis sebagian saudara2 muslimin terhadap syi'ah.tapi bukan berarti membuat kita kemudian mentoleransi mereka.toleransi ada batas2nya.baca kitab2 pokok Syiah wahai ulama!baca AlKafi,AlIstibshar,Man laa Yahdhuruhul Faqih.jangan kalian baca buku karangan ulama Syiah yang sekarang.sebab mereka punya aqidah taqiyyah!mana kecemburuan kalian pada ibu2 kaum mukminin?relakah bila kalian-wahai"ulama"yang terhormat-dinyatakan bahwa ibu2 yang melahirkan kalian dibilang pezina???!!!padahal kedudukan ibu2 kalian gak bisa dibandingkan dengan ibu2 kaum mu'minin sedikitpun!sungguh kami tidak tahu lagi kepada siapa kami hendak mengadu bila ulama2 yang mengaku mewakili Islam sudah"tumpul"seperti ini.tapi ingat,aku akan adukan sikap kalian-wahai"ulama"-kepada ALLAH kelak.akan aku adukan kezhaliman kalian terhadap ummahatul mu'minin dan mayoritas shahabat-karena ketiadaan cemburu kalian kepada mereka semua-kepada Rabbul 'Izzah.ALLAHUMMA,inilah potret para ulama di negeri kami,Ya ALLAH.dan Engkau Maha Tahu atas semua pebuatan para hambaMU 
 
MrShiaa: 
 
semoga Allah membalas din syamsudin dengan balasan setimpal. 
 
Ya Allah, perlihatkan pada kami balasanMu pada din syamsudin dan orang MUI yang membela syiah
Pencinta Ahlul Bait

3. 03-01-2012 10:12

Hidup Wahabi
baca kitab2 pokok Syiah wahai ulama!baca AlKafi,AlIstibshar,Man laa Yahdhuruhul Faqih.jangan kalian baca buku karangan ulama Syiah yang sekarang.sebab mereka punya aqidah taqiyyah! 
 
Innalillah......ini mahkluk berasal dari planet mana ya...Masa` berani menggurui bahkan mendekte Majelis nasional yang standad dan terhormat MUI, makanya jgn jd pecinta ahlul bait situs hakekat.com dgn provokator wahabi bayaran, M Shiaa biar g buta akal dan mata batin anda. Insyaallah mata lahir anda belum buta sehingga bs membaca komen ini(teguran). Sadarlah Sobat.....!! 
 
MrShiaa: 
 
faktanya memang begitu, ulama syiah hari ini memang hobi menipu. contohnya adalah abdul husein musawi,
Dol Wahab

4. 25-03-2012 11:06

teruskan perjuanganmu mr..
teruskan perjuanganmu mr.... jazakallah khoir ane banyak mengambil manfaat dari sini...
cinta ABe

Display 4 of 4 comments

Tambahkan Komentar



mXcomment 1.0.8 © 2007-2018 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelumnya   Berikutnya >
 

Syiah Latest Comments

izin share
Assalamu Alaikum... Mr.Shiaa yang di Muliakan saya minta izin untuk...
10/05/14 01:58 More...
By Abdi Dalem

mr
cukuplah hadits Bukhari tentang tanah fadak no 3435 sebagai pembantah...
30/10/13 10:38 More...
By amien

pns
kang jalal suruh belajar lagi tentang agama islam yg benar..banyak...
19/09/13 05:58 More...
By yusuf prasetyo

Assalamualaikum..
Dari awal sampai akhir ana baca koment2 yg memihak syiah versus yg...
08/09/13 18:29 More...
By Revi

ululalabab
Aswb, mudahďan Allah memberikan anda kekuatan untuk trus berjuang...
08/09/13 08:50 More...
By tauhid

Lihat Gallery Syiah

Online