Home
Apakah Syi'ah Memiliki Kitab Shahih?[1] PDF Cetak E-mail
 
Ahlussunnah memiliki kitab yang seluruh isinya shahih, namun kata ulama syi’ah bahwa syi’ah tidak memiliki kitab yang seluruh isinya shahih. Mengapa ulama syi’ah mengatakan demikian?

 

Saat anda menanyakan pada ulama (beberapa tingkat di atas ustadz) syi’ah tentang beberapa pertanyaan yang tidak ada jawabannya dalam mazhab syi’ah, seperti tentang hubungan kasih sayang dan tolong menolong yang terjalin erat antara sahabat dan keluarga Nabi, juga seperti hal-hal yang tidak masuk di akal sehat manusia, juga kontradiksi yang ada dalam mazhab syi’ah yang tidak pernah bisa diselesaikan, dan hal-hal lain yang tidak masuk akal namun tercantum dalam kitab-kitab mereka, mereka sudah memiliki jawaban yang siap pakai –instan-yang hanya menggambarkan kelemahan dan ketidak jelasan, bahkan lebih jauh lagi, jawaban mereka ini adalah aib bagi mazhab yang katanya berasal dari langit –dari ahlul bait, dari Nabi lalu dari Allah-, apa jawaban mereka? yaitu : dalam mazhab syi’ah tidak ada kitab hadits yang seluruh isinya shahih. Apakah jawaban ini benar adanya? Apa saja konsekuensi-konsekuensi yang timbul dari jawaban seperti ini? Atau jawaban ini tidak benar adanya dan hanya mereka katakan untuk sekedar menipu dan lari dari pertanyaan yang tidak bisa mereka jawab, dan untuk sekedar menutup mata dari kontradiksi-kontradiksi yang ada dalam mazhab syi’ah


Jika memang pernyataan ini benar adanya, bahwa tdak ada kitab yang isinya seluruh hadits shahih, lalu ke mana validitas ulama mazhab syiah, masa ulamanya tidak bisa mengumpulkan hadits shahih dan menulisnya dalam satu buku, yang memuat ajaran yang benar dan bisa menjadi pegangan untuk diikuti manusia, bagaimana nanti di hari kiamat ketika ditanya mengapa tidak mengikuti ajaran yang benar, maka orang akan menjawab bagaimana kita bisa tahu ajaran yang benar wong kita saja tidak bisa tahu mana hadits shahih dan mana yang tidak karena tidak ada kitab yang berisi kebenaran.


Kita bertanya pada ulama syiah, apa sih susahnya mengumpulkan hadits yang sesuai dengan kriteria shahih dan menuliskannya dalam sebuah buku? Atau ulama syiah hanya ingin mengambangkan persoalan sehingga mazhab syi’ah tidak bisa digugat? Tetapi ini hanya membuat orang tidak mengerti ajaran keluarga Nabi yang sebenarnya, karena tidak bisa membedakan mana ajaran keluarga Nabi yang valid dan tidak valid. Sehingga jika kita bertanya pada ustadz syi’ah hari ini tentang buku apa yang harus dipelajari untuk mengenal mazhab syi’ah maka tidak akan ada jawaban tentang buku yang seluruh isinya merepresentasikan mazhab ini. Atau jangan –jangan memang tidak ada kriteria hadits shahih menurut ulama syi’ah? Apakah mazhab yang tidak bisa menuliskan ajarannya sendiri perlu untuk diikuti?


Dengan menyatakan bahwa mereka tidak memiliki kitab yang seluruh isinya shahih berarti ustadz dan ulama syi’ah mengakui bahwa mereka tidak memiliki pengetahuan tentang sanad dan perawi hadits, karena itulah mereka tidak bisa memutuskan status sebuah hadits yang konon berasal dari keluarga Nabi. Dalam kehidupan sehari-hari kita mengecek kebenaran sebuah berita dari siapa yang membawa berita tersebut, dengan mengetahui kualitas si pembawa berita kita bisa mengambil kesimpulan mengenai berita itu, tetapi di sini ulama syi’ah tidak memiliki pengetahuan tetang perawi yang meriwayatkan dari keluarga Nabi sendiri, maka tidak bisa memutuskan apakah hadits ini shahih atau tidak karena tidak bisa menilai perawinya. sedangkan penilaian terhadap perawi harus memiliki kriteria dan bukan asal bunyi.

Memang kenyataan ini pahit tetapi tidak bisa dihindari oleh syi’ah sendiri, ini diakui oleh ulama mereka, di antaranya adalah Muhammad bin Hasan Al Hurr Al Amili penulis kitab Wasa’il Syi’ah –salah satu dari delapan literatur utama hadits syi’ah-, yang menyatakan dalam kitab wasa’il syi’ah jilid 30 hal 260 : hadits shahih adalah yang diriwayatkan oleh seorang penganut imamiyah yang adil dan kuat hapalannya di seluruh tingkatan periwayatan, lalu dia menyatakan: jika kriteria ini diberlakukan maka seluruh hadits syi’ah tidak ada yang shahih karena ulama syi’ah jarang sekali menyatakan status keadilan seorang perawi, mereka jarang sekali menyatakan status keadilan seorang rawi, mereka hanya menyaatakan status tawthiq (terpercaya) bagi seorang rawi, yang sama sekali tidak berarti perawi itu adil.  alu Al Amili menyatakan lagi: bagaimana bisa dianggap adil padahal mereka menyatakan dengan jelas bahwa perawi itu tidak bisa dianggal adil, karena mereka menganggap perawi yang dianggap kafir dan fasiq sebagai perawi terpercaya.


Ini adalah testimoni dari seorang ulama besar syi’ah yang diakui otoritasnya, bahwa syi’ah tidak memiliki pengetahuan tentang sanad dan perawi hadits. Sekarang tinggal kita yang memilih sumber yang kita percaya, sumber yang memiliki otoritas atau sumber lain yang baru masuk syiah 25 tahun yang lalu.


Terkadang ada seorang perawi yang dianggap tsiqah[terpercaya] oleh syi’ah dan diterima periwayatannya, tetapi di tempat lain tertulis bahwa perawi yang dianggap terpercaya tadi adalah seorang yang zindiq dan harus ditolak riwayatnya, ini adalah salah satu contoh dari kebingungan syi’ah tentang sanad hadits, maka jangan heran ketika kita mendengar mereka mengatakan: kami tidak memiliki kitab hadits yang seluruh isinya shahih, karena sebenarnya mereka tidak bisa menemukan hadits shahih dalam kitab mereka sendiri.


Ketika ulama syi’ah [berikut kroconya] menyatakan hal ini [tidak ada kitab shahih di syiah] sebenarnya mereka sedang membongkar aib mereka sendiri, karena pernyataan itu sekedar bentuk pelarian dari hal-hal yang harus mereka terima, yang mereka sendiri kebingungan untuk menjawabnya, atau untuk lari dari hal-hal yang tidak mungkin diterima oleh syareat Islam, karena memang tidak bisa diterima oleh akal sehat, juga untuk lari dari kontradiksi yang memang tidak bisa lagi disinkronkan, seperti perbedaan yang ada di kalangan syi’ah mengenai orisinalitas Al Qur’an, yang mana keyakinan yang ada pada syi’ah sejak awal [seperti kata kitab syi’ah sendiri] adalah Al Qur’an yang ada saat ini sudah tidak asli lagi, alias sudah dirubah. Hal ini menjadi kesepakatan seluruh syi’ah sampai muncul ulama syi’ah yang menentang hal itu yaitu As Shaduq yang wafat tahun 381 H. Ketika ada teman anda yang syi’ah menyangkal bahwa syi’ah meyakini perubahan Al Qur’an, silahkan anda tanya : tolong sebutkan ulama yang mengingkari adanya perubahan Al Qur’an sebelum As Shaduq, dia tidak akan bisa menjawab, karena memang mazhab syi’ah benar-benar meyakin hal pendapat perubahan Al Qur’an. Hal ini juga nampak dari bantahan ulama syi’ah yang meyakini perubahan Al Qur’an, yang mana mereka mengatakan bahwa ulama yang mengingkari perubahan Al Qur’an hanyalah sekedar bertaqiyah agar mazhab syi’ah tidak dihujat, karena hal itu menyelisihi kesepakatan ulama syi’ah yang mendasarkan pada riwayat mutawatir dari keluarga Nabi bahwa Al Qur’an telah diubah.


Ada lagi contoh lain dari kontradiksi yang ada pada mazhab syi’ah, yaitu mereka mengatakan bahwa syi’ah hanya mengambil ajaran agama dari para imam keluarga Nabi yang maksum, tetapi anda akan tertawa terbahak-bahak saat anda tahu bahwa mereka menerima riwayat terkait imam Mahdi dari seseorang yang bernama Utsman Al Umari, seorang penjual minyak samin yang sudah tentu bukan maksum, bagaimana syi’ah bisa percaya dalam masalah yang termasuk ushuluddin [ajaran pokok agama]. Ini adalah sebuah kontradiksi yang tidak dapat dijawab, untuk lari dari kontradiksi seperti ini ulama syi’ah terpaksa mengatakan bahwa syi’ah tidak memiliki kitab yang seluruh isinya shahih.


Ulama syi’ah mengatakan demikian untuk membuat orang awam syi’ah tidak lagi mempersoalkan hal-hal yang membuat mereka bingung, dan agar ulama syi’ah dapat menghalangi syi’ah yang awam dari menggunakan akal untuk berpikir seperti yang diperintahkan oleh Allah, namun ulama syi’ah tidak ingin pengikutnya berpikir sehat, hanya diperintahkan untuk mendengar dan taat, menutup mata agar tidak dapat melihat, karena kamu harus tidak melihat, jangan pikirkan hal itu, karena syi’ah tidak memiliki kitab hadits yang seluruh isinya shahih.

 

[bersambung.... ] sabar yaa.....




Users' Comments  
 

Average user rating

 

Display 17 of 17 comments

1. 23-08-2008 03:12

TAQLID
Assalamualaikum 
 
Pelajaran dasar tentang TAQLID di dalam madhab Ahlul Bait (Syi'ah). Qolada = mengikuti, mencontoh, meniru. Orang yang mencontoh, meniru, mengikuti dinamakan Muqollid. Mereka yang tidak mengerti AlQuran atau tidak mengerti Islam dinamakan Muqollid. Ulama & Fuqoha adalah orang2 yang mengerti Islam; karena mereka telah menguasai Bahasa Arab dengan baik dan benar; telah menghafal AlQuran dan mengerti Ahadith.  
 
Muqollid wajib mengikuti, mencontoh, meniru Ulama & Fuqoha atau murid wajib mencontoh guru. 
 
Ulama & Fuqoha yang telah menulis buku dapat diikuti, dicontoh, ditiru oleh Muqollid. 
 
Ulama & Fuqoha yang telah wafat tidak dapat dicontoh, ditiru, diikuti; karena mereka yang telah wafat tidak dapat diikuti, dicontoh oleh Muqollid; karena Ulama & Fuqoha tersebut tidak dapat kembali ke dunia ini untuk memperbaiki kesalahan2 yang tertulis di dalam buku2 mereka. 
 
Pengikut2 madhab Ahlul Sunnah (Sunni) diwajibkan, disarankan, dianjurkan untuk merujuk kepada kitab2 yang ditulis oleh Ulama yang telah wafat misalnya Ibn Taimiyyah, Ibn Khaldun dll 
 
Pengikut2 madhab Ahlul Bait (Syi'ah) dilarang atau diharamkan untuk mengikuti kitab2 yang ditulis oleh Ulama yang telah wafat. 
 
MrShiaa: 
wah kata siapa tuh... bgmn dengan imam yang telah wafat, boleh diikuti atau tidak?
Haji Muhammad Abdullah

2. 24-08-2008 01:04

IMAM (pemimpin)
Assalamualaikum 
 
Ana mengucapkan terima kasih kepada Redaksi Hakekat.com; karena ana telah diberikan izin untuk memberikan jawaban terhadap artikel ini. 
 
ALLAH telah menerangkan tentang IMAM di dalam AlQuran dan RASUL telah menerangkan tentang IMAM di dalam Ahadith yang tertulis di dalam Kutub Sihah Sittah (Bukhari, Muslim, Tarmidizi, Ibn Majah, Abu Dawud dan Nasii) 
 
Kita harus membaca kembali ALQURAN dan AHADITH untuk mengerti IMAM. 
 
ANA memohon redaksi Hakekat.com memberikan tempat untuk komentar; sehingga semua artikel disini dapat dijawab oleh Haji Muhammad Abdullah atau pengikut2 madhab Ahlul Bait (Syi'ah) yang lain; karena banyak kesalahan di dalam aritikel artikel disini. 
 
Hormat kami 
 
MrShiaa: 
kebiasaan kawan2 syi'ah adalah berkomentar panjang lebar tanpa menyinggung pokok permasalahan, bukannya saya tidak mau memberikan komentar tapi saya tidak ingin waktu saya habis untuk menangani komentar tak bermutu. juga kebiasaan buruk lain adalah mudah berpindah topik jika sudah merasa terdesak. contohnya sekarang haji tidak menjawab pertanyaan saya di komentar sebelumnya tapi sudah melontarkan pertanyaan lain. terimakasih atas pengertiannya.  
 
NB 
jika nanti komentar yang ada tidak ada yang konstruktif maka saya mempertimbangkan untuk menutup komentar. lagian saya sudah bilang bahwa komentar ini akan dipersiapkan untuk tujuan lain, bukan untuk komentar pengunjung.
Haji Muhammad Abdullah

3. 24-08-2008 01:47

Taqlid
Taqlid yang dianjurkan oleh para marja' dan waliyul faqih syi'ah hanyalah isapan jempol mereka saja,supaya para marja' dan waliyul faqih itu dapat dengan santai menikmati harta khumus para muqolid! 
 
Haji Muhammad Abdullah wrote : Pelajaran dasar tentang TAQLID di dalam madhab Ahlul Bait (Syi'ah). Qolada = mengikuti, mencontoh, meniru. Orang yang mencontoh, meniru, mengikuti dinamakan Muqollid. Mereka yang tidak mengerti AlQuran atau tidak mengerti Islam dinamakan Muqollid. Ulama & Fuqoha adalah orang2 yang mengerti Islam; karena mereka telah menguasai Bahasa Arab dengan baik dan benar; telah menghafal AlQuran dan mengerti Ahadith. 
 
Dalam dien islam kita tidak diwajibkan untuk bertaqlid kepada manusia selain nabi,dikarenakan semua manusia dapat berbuat salah dan keliru,tetapi nabi adalah ma'shum dan tidak akan keliru dalam menerangkan dan mengajarkan hukum agama,mengapa demikian?,karena nabi diasuh langsung oleh wahyu,yang mana setiap sabda nabi tentang dien ini adalah wahyu. Allah Swt berfirman: "Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya)" 
Adapun apara ulama,mullah,fukaha adalah manusia biasa yang bisa benar dan bisa salah,maka tiadalah kewajiban kita secara mutlak untuk mengikuti apa yang mereka fatwakan! 
Ingatlah bahwa para ulama,fukaha,ustadz itu hanyalah seperti lampu atau matahari yang menerangi kita,tapi apalah guna-nya penerangan itu jika mata kita sendiri buta? 
 
Oleh sebab itu Islam tidak mengajarkan kita taqlid kepada makhluk yang bisa berbuat salah itu,tetapi kita justru diwajibkan untuk belajar dan berusaha mengerti dien ini,dan sesungguhnya Allah telah berfiman bahwa Al-Qur'an itu akan dimudah kan bagi mereka yang mau mengambil pelajaran darinya. Firman Allah : "Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al Quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?"  
Didalam surat Al-Qamar Allah mengulangi Firman-Nya itu beberapa kali,lalu apa artinya? Sesuatu yang diulang oleh Al-Qur'an menunjukan pentingnya hal itu,jika mmg demikian lalu mengapa kita tidak mau berusaha mengambil pelajaran dari qur'an? Dan nash mana yang mewajibkan kita untuk taqlid? sedang nash yang sebaliknya adalah cukup jelas dan terang!! 
 
Haji Muhammad Abdullah kembali menulis : "Pengikut2 madhab Ahlul Sunnah (Sunni) diwajibkan, disarankan, dianjurkan untuk merujuk kepada kitab2 yang ditulis oleh Ulama yang telah wafat misalnya Ibn Taimiyyah, Ibn Khaldun dll" 
 
Yang benar Adalah bahwa Ahlu sunnah menyatakan bahwa dalam pemahaman agama ini mereka merujuk kepada pengertian kaum salaf mengapa demikian? Karena kaum salaf terutama para sahabat nabi adalah orang yang paling mengerti akan agama ini,mereka hidup dalam asuhan sang guru besar yang paling sempurna Muhammad SAW,bahasa yang mereka gunakan adalah bahasa dimana dgn bahasa itu Qur'an diturunkan,yaitu bahasa kaum Muhammad( arab),firman Allah "Dan demikianlah, Kami telah menurunkan Al Quran itu sebagai peraturan (yang benar) dalam bahasa Arab" 
Para sahabat ini adalah manusia-manusia yang mengerti kapan,dimana,dan mengenai apa suatu ayat telah diturunkan,dikarenakan mereka hidup dalam saat dimana wahyu masih dalam proses di turunkan dan mereka menyaksikan penerimaan wahyu oleh Rasul,serta mereka mendapat penjelasan langsung dari sipenerima wahyu (Rasul) mengenai ayat yg turun itu.Selain daripada itu mereka adalah orang-orang yang di ridhoi oleh Allah sebagaimana diabadikan oleh Al-Qur'an :"Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) dari golongan muhajirin dan anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan merekapun ridha kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya selama-lamanya. Mereka kekal di dalamnya. Itulah kemenangan yang besar" 
Maka berbahagialah orang-orang yang mengikuti manhaj mereka dalam beragama,karena Allah telah menjanjikan kemenangan yang besar bagi mereka yaitu berupa surga-Nya. 
Tetapi ketahuilah wahai H.Muhammad bahwa ahlu sunnah mempercayai bahwa para sahabat itu bukanlah para ma'shumin yang mana mereka sendiri dapat berbuat salah dan lupa,maka jika terjadi yang demikian kita tidak wajib mengikuti kesalahan atau kesilapan mereka itu,dan jika fatwa mereka berbeda dengan nash hadits yang shahih dari nabi maka pilihan utama Ahlu sunnah adalah kembali ke nash shahih tersebut. 
H.Muhammad kembali menulis : 
Pengikut2 madhab Ahlul Bait (Syi'ah) dilarang atau diharamkan untuk mengikuti kitab2 yang ditulis oleh Ulama yang telah wafat. 
 
Hah? kata siapa? lalu bagaimana dengan para syi'ah yang mengikuti fatwa Para Imam yang sudah wafat? contoh, dengan mengikuti apa yang tertulis dikitab "Nahjul balaghoh"? 
 
Terkahir untuk admin hakekat.com,tolong klu coments ini anda ketahui ada yang salah atau melenceng saya mohon untuk diluruskan,supaya jangan orang lain ikut melenceng karena tulisan saya yg masih awam ini. 
 
 
Wassalam 
 
MrShiaa:  
terimakasih 
komen anda g salah cuma kepanjangan untuk komentar.
Tasyayu'

4. 24-08-2008 22:47

ALQURAN adalah KITAB SHOHIH
Assalamualaikum 
 
Apakah Syi'ah memiliki kitab Shohih?  
 
TANGGAPAN 
 
SHOHIH = kebenarannya dan keasliannya tidak diragukan lagi. 
 
Pengikut2 madhab Ahlul Bait (Syi'ah) TIDAK memiliki kitab SHOHIH; kecuali ALQURAN. 
 
Kitab Shohih yang dimiliki oleh pengikut2 madhab Ahlul Bait (Syi'ah) hanya ALQURAN; karena ALQURAN adalah mutawattir (semua orang yang beriman pada waktu Rasulullah telah menghafal atau telah menulis ayat ayat Allah). 
 
Hadith bukan Kitab Shohih di dalam kalangan pengikut2 madhab Ahlul Bait (Syi'ah); karena Hadith adalah Ahad (perorangan atau satu demi satu; bukan jamaah); sehingga pengikut2 madhab Ahlul Bait (Syi'ah) tidak pernah menulis SHOHIH di depan Kitab Nahjul Balagho, Kitab Al Kafi dan kitab kitab lainnya. 
 
Pengikut2 madhab Ahlul Sunnah (Sunni) percaya bahwa kitab yang ditulis oleh Bukhari, Muslim, Tarmidzi, ibn Majah, Abu Dawud & Nasaii adalah SHOHIH; sehingga mereke menulis Shohih Bukhari, Shohih Muslim dll.
Haji Muhammad Abdullah

5. 28-08-2008 00:42

TAQLID
TAQLID = mencontoh, meniru, mengikuti, dll 
 
MUQOLLID adalah orang yang mencotontoh, orang yang meniru, orang yang mengikuti dll misalnya 
 
Murid mencontoh, meniru, mengikuti Guru. Muqollid adalah murid. Ulama & Fuqoha adalah Guru 
 
ALQURAN 16:43 
Bertanyalah kepada mereka yang berilmu; jika kamu tidak mengerti 
 
Pengikut2 madhab Ahlul Bait (Syi'ah) diwajibkan untuk melakukan TAQLID kepada Ulama & Fuqoha tentang agama Islam. Ulama & Fuqoha yang telah menulis buku Fiqih dapat dijadikan anutan. Ulama & Fuqoha yang belum menulis buku Fiqih tidak dapat dijadikan anutan. 
 
Pengikut2 madhab Ahlul Bait (Syi'ah) dilarang & diharamkan untuk mengikuti pendapat2 dari Ulama & Fuqoha yang telah wafat. Ulama & Fuqoha yang telah wafat tidak dapat dijadikan anutan; karena mereka tidak dapat kembali ke dunia ini untuk memperbaiki kesalahan2 yang tetulis di dalam buku2 Fiqih mereka. 
 
 
Mrshiaa: 
anda cuma bilang wajib ini dan itu tanpa menunjukkan perintahnya dari imam yang maksum 
 
anda bilang: 
 
Pengikut2 madhab Ahlul Bait (Syi'ah) diwajibkan untuk melakukan TAQLID kepada Ulama & Fuqoha tentang agama Islam. Ulama & Fuqoha yang telah menulis buku Fiqih dapat dijadikan anutan. Ulama & Fuqoha yang belum menulis buku Fiqih tidak dapat dijadikan anutan. 
 
akhirnya syi'ah tidak mengikuti ahlulbait tapi mengikuti ulama dan mujtahid. ahlulbait cuma kedok saja 
 
maaf pak haji tolong pertanyaan-pertanyaan dari kami tidak dianggap angin lalu. dan kalo komentar yang sesuai dengan topik bahasan. 
 
Haji Muhammad Abdullah

6. 29-08-2008 04:45

Imam Ali ibn Tholib
Assalamualaikum 
 
Redaksi Hakekat.com tidak mengerti tentang madhab Ahlul Bait (Syi'ah) dengan baik dan benar; sehingga mereka selalu mengambil kesimpulan yang salah tentang madhab Ahlul Bait (Syi'ah). Akibatnya Hakekat.com tempat menyebarkan kebohongan2 tentang madhab Ahlul Bait (Syi'ah) untuk menghancurkan persatuan ummat Islam.  
 
Redaksi Hakekat.com sudah tidak malu malu melakukan dosa2 besar; dan sudah tidak takut kepada sikaan ALLAH yang sangat pedih di dunia ini dan di akhirat; sehingga Hekekat.com tempat sampah yang berisi kebohongan2 tentang madhab Ahlul Bait (Syi'ah). 
 
SHOHIH MUSLIM. Kitab tentang keutamaan para sahabat; terutama tentang Ali ibn Tholib 
 
Rasulullah berkata: "Aku akan tinggalkan dua perkara besar; supaya kamu tidak tersesat setelah kepergianku. Pertama adalah AlQuran. Kedua adalah Ahlul Bait-ku. Ahlul Bait adalah Ali ibn Tholib dan keturunannya!" 
 
Rasulullah berkata: "Keududukan Ali ibn Tholib dengan dirinya sama dengan kedudukan Musa dengan Harun; kecuali tidak ada nabi/rasul setelah Rasulullah (Nabi Muhammad)!" 
 
Berdasarkan dua Ahadith tersebut; maka pengikut2 madhab Ahlul Bait (Syi'ah) percaya bahwa perkataan Imam Ali ibn Tholib, Imam Hasan, Imam Husain, Imam Zainal Abidin, Imam Muhammad Baqir dan Imam Jafar Shodiq dapat dijadikan rujukan; karena perkataan Imam adalah Hadith Walawi. 
 
Pengikut2 madhab Ahlul Bait (Syi'ah) menolak Hadith Walawi atau menerima Hadith Walawi berdasarkan AlQuran dan Logika (akal sehat). 
 
Perkataan Imam Khomeni tidak dapat dijadikan rujukan; karena Imam Khomeni tidak dapat kembali ke dunia ini; untuk memperbaiki kesalahan2 yang tertulis di dalam buku bukunya. Muqallid (orang yang tidak mengerti AlQuran dengan baik dan benar) tidak dapat meniru, tidak dapat mencotoh tidak dapat mengikuti, tidak dapat melaksanakan FATAWA yang dibuat oleh Imam Khomeini dari Iran. 
 
Jika Hakekat.com hendak mengerti madhab Ahlul Bait (Syi'ah) sebaiknya disediakan forum diskusi; sehingga pengikut2 madhab Ahlul Bait (Syi'ah) dapat membantah kebohongan2 yang sengaja dikarang dan sengaja disebarkan oleh Hakekat.com. 
 
Myquran.org dan Islamuda.com adalah dua website yang jauh lebih baik dari pada Hakekat.com; karena kedua website tersebut memberikan hak kepada pengikut2 madhab Ahlul Bait (Syi'ah) untuk menaggapi atau untuk menjawab. Hakekat.com adalah alat propaganda untuk menghancurkan persatuan ummat Islam dengan cara menyebarkan kebohongan2 tentang madhab Ahlul Bait (Syi'ah). 
 
MrShiaa: 
mengapa sabda Ali diterima dan perkataan khomeini ditolak? apa bedanya Ali dengan khomeini? sedangkan perawi sabda dari Ali adalah orang-orang yang tidak maksum, yang tidak bisa mengoreksi kesalahannya sendiri.  
dari mana anda tahu bahwa itu sabda Ali atau bukan?  
anda tidak menyertakan referensi dari buku syi'ah, apa anda tidak punya buku syi'ah? saya aja punya masa anda tidak punya. 
saya sudah memberikan kesempatan untuk berkomentar, tapi seperti saya duga komentar yang masuk banyak yang tidak bermutu seperti komentar anda ini, biar pembaca yang menilai. 
seperti biasa syi'ah selalu merubah topik jadi masalah politik dengan berbicara masalah persatuan umat, tapi web syi'ah masih terus menghina sahabat nabi, dan melecehkan ahlussunnah.
Haji Muhammad Abdullah

7. 29-08-2008 09:36

Why?
saya murid kelas 1 SMA. saya nggak ngerti.. sepengetahuan saya kenapa ahlussunnah memerangi syiah. di mekkah, jika seseorang tahu seseorang lain orang syiah, maka orang syiah itu dianiaya. padahal seharusnya, sebagai sesama muslim, mereka menghormati sahabatnya, saudaranya untuk beribadah. 
 
MrShiaa: 
anda dari kecil sudah dididik untuk berbohong, memfitnah dan provokasi, kata anda: 
 
di mekkah, jika seseorang tahu seseorang lain orang syiah, maka orang syiah itu dianiaya.  
 
saya pernah pergi ke mekkah untuk haji dan tidak pernah menemukan hal itu. barangkali anda pergi ke mekkah yang salah. 
yang pernah pergi ke mekkah bukan cuma anda dan saya, tapi ratusan ribu muslim indonesia pernah pergi ke mekkah.  
jika anda berbohong jangan pada hal-hal yang nyata begitu, kasian anda sendiri karena ketahuan bohongnya, tapi saya terus terang tidak heran karena bukan anda saja orang syi'ah yang hobi berbohong.
Faiza

8. 08-09-2008 05:04

IMAM ALI atau IMAM KHOMENI
Hakekat.com menulis: "Mengapa perkataan Imam Ali ibn Tholib dapat diterima dan perkataan Imam Khomeini tidak dapat diterima? 
 
MUQOLLID & ULAMA 
Ulama adalah orang2 yang berilmu; sehingga mereka telah menguasai Ilmu2 Pasti (Kimia, Fisika, Biology dll), Bahasa Arab dan telah mengerti AlQuran dan Ahadith dengan baik. 
 
Muqollid adalah orang2 yang tidak berilmu; dan tidak menguasai Bahasa Arab dan malas membaca AlQuran atau Ahadith. 
 
Murid wajib mengikuti Guru atau Muqollid wajib mengikuti Ulama; tetapi pendapat2 dari Ulama yang telah wafat tidak dapat dijadikan rujukan; sehingga pengikut2 madhab Ahlul Bait (Syi'ah) tidak dapat melaksanakan FATAWA yang dibuat oleh Imam Khomeini (alm) misalnya 
 
Salman Rusdi menulis buku ayat ayat Setan (Setanic verses). Buku tersebut menghina Nabi Muhammad dan istri istri Nabi Muhammad. Imam Khomeni mengeluarkan FATWA untuk membunuh Salman Rusdi. Sekarang Imam Khomeini telah wafat; sehingga sekarang pengikut2 madhab Ahlul Bait (Syi'ah) tidak dapat melaksanakan pembunuhan terhadap Salman Rusdi; karena FATAWA yang dibuat oleh Imam Khomeini; sekarang telah kadaluarsa. 
 
MrShiaa: 
apakah ada larangan dari keluarga Nabi untuk mengikuti orang yang sudah mati?
Haji Muhammad Abdullah

9. 11-09-2008 04:07

Shaikh Saduq
Hakekat.com menyalin pendapat Shaikh Saduq pada paragraf yang ke 7 
 
Shaikh Saduq berkata bahwa AlQuran sudah tidak asli. 
 
Kesalahan Shaikh Saduq adalah membaca Shohih Bukhari, volume 6 buku 60 no 68 & no 69; tentang penafsiran Rasulullah terhadap AlQuran 
 
68. Ibn Umar (anaknya Umar ibn Khattab) melaporkan bahwa Rasulullah berkata: "Surah Al Baqoroh ayat 284 telah dibatalkan!" 
 
69. Ibn Umar (anaknya Umar ibn Khattab)melaporkan bahwa Rasulullah berkata: "Banyak ayat ayat AlQuran yang telah dibatalkan (dibuang)!" 
 
PERTANYAAN 
 
Apakah AlQuran yang kita pergunakan sekarang sudah tidak lengkap; karena banyak ayat yang telah dibatalkan? 
 
Setelah pembatalan ayat ayat AlQuran sesaui Ahadith yang tertulis di dalam Shohih Bukhari; apakah AlQuran yang asli sekarang ini tinggal 90%, 80%, 70% atau 30%? 
 
KESIMPULAN 
 
Aqidah Madhab Ahlul Sunnah (Sunni) adalah AlQuran yang digunakan oleh ummat Islam di dunia sekarang ini; sudah tidak lengkap; karena banyak ayat AlQuran yang telah dibatalkan. 
 
MrShiaa: 
Baca dulu makalah Al Qur'an di mata syi'ah. komentar anda banyak yang tidak nyambung, lebih baik anda komentar di web lain saja.
Haji Muhammad Abdullah

10. 16-09-2008 03:10

Kebodohan Haji Muhamad Abdullah
ALQURAN 24:12 
Sesungguhnya mereka yang menyebarkan kebohongan adalah kalangan kamu sendiri. 
 
Walaupun tidak semua; tetapi banyak Ulama madhab Ahlul Sunnah (Sunni) yang rajin menyebarkan kebohongan2 tentang madhab Ahlul Bait (Syi'ah) untuk menghancurkan persatuan ummat Islam. 
 
Redaksi Hakekat.com sudah tidak malu malu lagi melakukan dosa2 besar; karena mereka sudah tidak takut kepada siksaan ALLAH yang sangat pedih di dunia ini dan di akhirat; sehingga mereka rajin menyebarkan kebohongan2 tentang madhab Ahlul Bait (Syi'ah) untuk menyebarkan kebencian dan permusuhan di antara ummat Islam; untuk menghancurkan persatuan ummat Islam dari dalam tubuh ummat Islam sendiri. 
 
ALQURAN 5:91 
Sesungguhnya Setan hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu (di antara ummat Islam)... 
 
Redaksi Hakekat.com sengaja menyebarkan kebohongan tanpa melakukan CHEK & RECHEK terhadap ALQURAN yang telah dicetak di Teheran Iran pada Kedutaan Besar Iran di Jakarta. 
 
Para pembaca dapat melakukan CHEK & RECHEK terhadap AlQuran yang telah dicetak di Teheran Iran di Kedutaan Besar Iran di Jakarta. 
 
AlQuran yang dicetak di Indonesia dan di Saudi Arabia sama 100% dengan AlQuran yang dicetakn di Teheran Iran. Tidak ada perbedaan antara AlQuran yang dicetak di Teheran Iran dengan AlQuran yang dicetak di Indonesia dan di Saudi Arabia. 
 
ALQURAN 4:112 
Barangsiapa yang melakukan kejahatan (perbuatan yang berdosa); kemudian dituduhkannya kepada orang lain yang tidak bersalah. Maka orang yang melakukan kejahatan tersebut adalah pembohong dan orang yang sangat berdosa. 
 
SARAN SARAN  
 
Pengikut2 madhab Ahlul Bait (Syi'ah) di Indonesia memiliki Penerbit Mizan di Bandung, Penerbit Lentara di Jakarta dan penerbit2 lain. Penerbit2 tersebut telah menjual buku2 Islam yang dikarang oleh Ulama madhab Ahlul Bait (Syi'ah). Kita semua dapat membaca pendapat2 Ulama madhab Ahlul Bait (Syi'ah) untuk melakukan CHEK & RECHEK.  
 
Kita semua dapat melihat sendiri kebohongan2 tentang madhab Ahlul Bait (Syi'ah) yang sengaja dikarang dan disebarkan oleh Redaksi Hakekat.com karena Redaksi Hakekat.com sudah tidak takut melakukan dosa dosa besar; karena mereka tidak takut kepada siksaan ALLAH yang keras di dunia ini dan di akhirat nanti. 
 
MrShiaa: 
 
ALQURAN 24:12 
Sesungguhnya mereka yang menyebarkan kebohongan adalah kalangan kamu sendiri. 
 
ayat ini turun berkaitan mereka yang MENUDUH AISYAH BERZINA 
 
semua fakta tentang penyelewengan Al Qur'an saya nukil dari kitab-kitab syi'ah sendiri, bahkan ulama syi'ah menyatakan bahwa terdapat RIWAYAT MUTAWATIR dari AHLUL BAIT (YANG DIANGGAP MAKSUM OLEH SYIAH) MENYATAKAN BAHWA AL QUR'AN TELAH DIRUBAH. 
sumber referensi di situs ini adalah kitab-kitab induk syi'ah yang jarang diakses oleh HAJI MUHAMMAD ABDULLAH dan syi'ah yang ada di indonesia, mungkin pembaca heran mengapa penganut syi'ah sendiri marah ketika membaca nukilan dari kitab induknya sendiri. TANYA KENAPA! 
 
o iya, ada yang lupa: 
Al Qur'an yang ada sekarang ini adalah yang dikumpulkan oleh para pendosa(menurut anda) : ABUBAKAR, UTSMAN, DAN SELURUH SAHABAT NABI YANG MENZHALIMI AHLULBAIT DAN MENDUKUNG KEJAHATAN YANG DILAKUKAN OLEH ABUBAKAR DAN UMAR DAN UTSMAN YANG TIDAK SESUAI DENGAN AL QUR'AN DAN HADITS. 
 
anda bilang penganut sunni adalah pengkhianat agama Islam, karena mendukung sahabat Nabi yang tentunya juga pengkhianat, 
 
Apakah anda mau menerima Al Qur'an yang disampaikan melalui orang-orang pengkhianat? jika anda yakin bahwa sahabat mengkhianati isi Al Qur'an bukankah sangat mungkin sahabat Nabi merubah Al Qur'an? 
 
Mana Al Qur'an yang dibawa oleh orang-orang jujur(AHLULBAIT)? 
 
tolong jawab pertanyaan ini, jangan lari! 
 
Haji Muhammad Abdullah

11. 21-09-2008 14:03

Qur'an yg asli
Hello Mrshiaa, 
 
Klu nt mau tau Qur'an yang asli ntar ye nunggu Mahdi muncul dari gua,sebelum die nongol nt-nt baca KURAN dulu ye, 
 
Jaka sembung bawa gergaji 
ga yambung pak Haji. 
 
Nie lagi ngomongin hadits syi'ah kok pak haji bicara qur'an sunni,sana coment di laut aja. 
 
MrShiaa 
kita tunggu Al Qur'an yang dibawa oleh manusia-manusia suci AHLULBAIT, tetapi sudah seribu tahun lebih kok tidak ada
Tasyayu'

12. 08-11-2008 09:49

Apakah Syi'ah Memiliki Kitab Shahih?
Semoga Allah membinasakan Syi'ah Rafidhoh 
 
MrShiaa: 
Semoga Allah memberi mereka hidayah dan mengumpulkan kita dan mereka bersama dengan Rasulullah Shallalahu Alaihi Wasallam beserta keluarga dan sahabatnya. 
Allah memberi hidayah bagi siapa yang dikehendakiNya.
Ibnu Yusuf

13. 20-11-2008 04:42

Untuk Hakekat.com
sepanjang saya membaca tanggapan-tanggapan hakekat terhadap H.M.Abdullah, anda tidak adil. anda selalu merasa apa-apa yang dikemukakan seakan tidak nyambung, padahal untuk menjawab suatu hal itu sangat panjang dan membutuhkan paparan yang panjang pula.  
 
semua ada sejarah, begitu pula pemahaman, ada sejarahnya juga, wajar saja kalau tuan Haji mendahulukan pemahaman awal sebelum akhirnya menjawab tuntas semua keraguaan anda terhadap shiah.  
 
anda seakan-akan bayi yang tidak sabar meminum susu padahal sang ibu sedang menyiapkan botol susunya. 
 
MrShiaa: 
 
Haji memang sudah dikenal dengan komentarnya yang tidak nyambung dan sikap pengecut, terbukti ketika saya ajukan pertanyaan jarang yang terjawab dengan baik. 
 
Mari anda lihat sisi lain dari Haji, juga anda perhatikan pertanyaan saya untuk Haji yang tidak dijawabnya. 
 
Haji menuduh ahlus sunnah adalah mazhab setan, anda tidak memprotes bahwa hal itu merusak persatuan umat. ada apa?
kesatria sughani

14. 21-12-2008 00:17

Baca dulu sejarahnya
Hakekat.Com, anda baca dulu sejarah pengumpulan nash Al-Qur'an. Anda tau gak brp persen yg dikumpulkan oleh Ustman Bin Afan? Anda kan baca dari sejarah yang dibuat oleh Mua'wiyah. Ada dua perbedaan mas, SEJARAH ISLAM dan SEJARAH UMMAT ISLAM. Pengumpulan Al-Qur'an itu masuk ke sejarah ummat silam, bukan sejarah Islam. 
 
Al-Quran yang dipakai ummat Islam sekarang semuanya sama dan BUKAN KARENA TELAH DIKUMPULKAN OLEH USTMAN BIN AFAN. Salah besar anda. Baca dulu sejarahnya. USTMAN BIN AFAN mengumpulkan nash Al-Quran dengan koordinasi ummat Islam pada saat itu termasuk pengikut Imam Ali (SYIAH). Jadi Al-Quran yang anda elu elukan dan bangga dikumpulkan oleh Ustaman Bin Afan itu bagian sejarah ANDA sebagai seorang sunni yang mencintai Abu Bakar, Ummar dan Ustman DAN Mu'awiyah La'natullah. Di Syi'ah ada Imam, tanpa Ustman mengumpulakn juga Al-Qur'annya sudah benar dan yang anda pakai ini sama karena Imam Ali, Imam Hasan dan Imam Husein tiidak menentang. Perlu diingat Abu Bakar, Ummar dan Ustman pada waktu itu SELALU BERTANYA kepada Imam Ali kalau urusan Islam, harus anda ingat. Ini SEJARAH ISLAM. Bukan sejarah ummat Islam versi Mu'awiyah. 
 
Sekarang gini aja, mengapa Ummar, Ustman memanggil Ali bin Abi Thalib dengan sebutan Imam Ali? Coba baca sejarahnya mas. 
MrShiaa: 
 
terimakasih komentarnya yang berapi-api,  
anda bilang: 
 
Sekarang gini aja, mengapa Ummar, Ustman memanggil Ali bin Abi Thalib dengan sebutan Imam Ali? Coba baca sejarahnya mas. 
 
kapan Umar dan Usman manggil Ali dengan sebutan imam? di buku mana bisa saya dapatkan? 
 
Umar dan Usman selalu bertanya pada Ali, dan Ali mau menjawab, apakah itu bukan berarti pengakuan Ali terhadap jabatan khalifah yang mereka berdua duduki? mengapa Ali tidak pergi dari medinah dan melawan mereka? mengapa Ali melawan Muawiyah dan tidak melawan Abubakar, Umar dan Usman? kalo memang imamah itu memang betul ada, dan Ali benar-benar dilantik jadi imam. 
 
jika Ali mencintai ketiga khalifah mengapa anda membenci mereka? 
 
anda melaknat Muawiyah, tapi imam Hasan mempercayai Muawiyah, apakah berarti anda melaknat Imam Hasan? apakah imam Hasan menyerahkan jabatan khalifah pada orang terlaknat? 
apakah anda lebih pandai dari Imam Hasan? padahal Imam Hasan memimpin 40 ribu pasukan yang siap menyerang.... 
 
gini aja, kalo memang Al Qur'an yang sekarang itu benar-benar Al Qur'an yang asli, mengapa Ahlul Bait tidak meriwayatkan Al Qur'an? mengapa tidak ada sanad Al Qur'an dari imam-imam syiah? jika memang imam syiah imam yang dilantik dari Allah, mestinya mereka lebih layak untuk meriwayatkan Al Qur'an daripada orang lain. coba anda cari, 
jika tidak ada, maka Al QUr'an yang ada sekarang adalah hasil susunan orang yang BERKHIANAT TERHADAP WASIAT RASUL DI GHADIR KHUM!!! 
ingat ghadir khum,, jangan lupakan ghadir khum.... 
 
Abubakar, Umar dan Usman mengkhianati ghadir khum -versi syiah- .. apakah anda masih percaya pada mereka?? 
 
jangan cuma baca, tapi pikir juga.
rizzo

15. 20-07-2009 11:40

HMA dilawan
Akhi (pengelola hakekat.com) 
 
Begitulah bantuknya jika ngomong dengan yang namanya HMA, kalo aku seh cukup manggil MA aja. 
Kan Rasul nggak dipanggil Haji muhammad, Ali juga nggak dipanggil haji ali, apalagi fatimah, nggak digelari hajjah fatimah 
 
Cukuplah antum sudah memaparkan penjelasan dengan hujjah yang kuat, dengan dalil yang shohih, kemudian tinggalkanlah perdebatan walaupun antum benar,apalagi debat dengan MA. 
 
MrShiaa: 
 
terimakasih, memang MA adalah model bagi orang syiah yang "intelek". inteleknya saja seperti itu, bagaimana awamnya.
Rial

16. 03-12-2009 16:06

Hanjing Muhammad Abdullah
Setelah saya amati di berbagai situs,orang ini selalu ngeyel & berbelit2.. tidak pernah mau kalah dan tidak pernah tepat sasaran dalam berkomentar. AWAS !!! Ini orang BERBAHAYA !!! Dia berusaha memecah belah umat dengan memutarbalikkan fakta, tolong saudara moderator,dikick aja orang ini,jgn diberi ruang, BUNUH SAJA BILA PERLU. 
 
MrShiaa: 
 
dia sudah lama tidak komen di situs ini lagi. semoga sudah diberi hidayah.
eucreug

17. 05-02-2011 09:52

Mr.
Alhamdulillah ana menemukan website kayak gini. Ane pernah diajakin ikutan ajaran/paham syiah waktu ane terlibat dalam HMI di DEPOK. Masya ALLOHhh, AstaghfiruLLOHhhh wal HamduliLLOHhh, kini ane tobat, semoga saudara2ku masih menerima ane, sebagai mana ane dulu.... Ane TOOOBBBATTT. Toabt dari orang yang munafiq and suka ber taqiyyah..ane Syiah yang Tobat... 
Tiada yang sehalus dan selembut madzab AHLUSSUNNAH wal JAMA'AH 
 
MrShiaa: 
 
semoga Allah menerima tobat anda, saran saya, anda harus membuktikan keseriusan tobat anda pada Allah, dengan berbuat sesuatu untuk menyadarkan kawan-kawan syiah, agar kembali ke jalan yang benar.
Siap Mati Sahid

Display 17 of 17 comments

Tambahkan Komentar



mXcomment 1.0.8 © 2007-2018 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelumnya   Berikutnya >
 

Syiah Latest Comments

izin share
Assalamu Alaikum... Mr.Shiaa yang di Muliakan saya minta izin untuk...
10/05/14 01:58 More...
By Abdi Dalem

mr
cukuplah hadits Bukhari tentang tanah fadak no 3435 sebagai pembantah...
30/10/13 10:38 More...
By amien

pns
kang jalal suruh belajar lagi tentang agama islam yg benar..banyak...
19/09/13 05:58 More...
By yusuf prasetyo

Assalamualaikum..
Dari awal sampai akhir ana baca koment2 yg memihak syiah versus yg...
08/09/13 18:29 More...
By Revi

ululalabab
Aswb, mudahďan Allah memberikan anda kekuatan untuk trus berjuang...
08/09/13 08:50 More...
By tauhid

Lihat Gallery Syiah

Online

Saat ini ada 1 tamu online