Home
Siapa Bersama Nabi saat HIjrah? PDF Cetak E-mail
 

Sebagian syi’ah hari ini meyakini Abubakar tidak bersama Nabi di Gua Tsur, dan tidak menemani Nabi berhijrah. Mengapa mereka meyakini hal itu? Lalu siapa sebenarnya yang berada bersama Nabi di Gua Tsur? Ali, Salman, Miqdad atau Abu Dzar? Atau bukan mereka semua, lalu siapa? Simak jawabnya, tentunya dari literatur syi’ah sendiri.

Cintamu memang membuat matamu jadi buta, membuat telingamu jadi tuli, membuat hatimu jadi bebal, membuat pikiranmu berhenti bekerja. Akhirnya cinta menguasai dirimu dan membuat dirimu tak sadar diri, berjalan tanpa arah. Begitu juga benci, bisa membuat mata jadi buta, membuat telinga jadi tuli, membuat hati jadi bebal, membuat orang tidak lagi mau berpikir dengan akalnya yang sehat. Kadang orang yang ditutupi oleh rasa benci kita katakan sebagai tidak punya akal. Sebenarnya dia punya akal, hanya saja akalnya sedang tidak digunakan.

 

Ketika kita mencintai sang kekasih, mata kita buta hingga enggan melihat aibnya, akal kita tidak berfungsi dengan baik, dan tidak bisa berpikir untuk kepentingan jangka panjang. Tetapi ketika kita tahu cinta kita bertepuk sebelah tangan, kecintaan itu berbalik menjadi rasa benci yang memuncak, membuat akal kita tidak berpikir siapa yang sebenarnya yang salah, hingga tak sadar bahwa orang berhak menolak cinta, tak sadar bahwa spesifikasi kita sendiri yang masih di bawah kualifikasi, hingga akhirnya tereliminasi oleh sang pacar!!

 

Syi’ah sangat membenci Abubakar, karena dianggap telah merampas kepemimpinan yang sebenarnya menjadi hak Ali. Kebencian ini merupakan implikasi dari prinsip imamah yang diyakini oleh syi’ah. Abubakar sebagai khalifah setelah Nabi wafat, wajar jika dibenci oleh syi’ah, karena dia lah yang menduduki kursi yang sebenarnya diyakini menjadi milik Ali . hingga akhirnya kebencian itu membuat mata mereka buta, membuat telinga mereka tidak lagi mampu mendengar nasehat, membuat otak mereka tidak lagi digunakan untuk berpikir, atau barangkali seperti dalam istilah komputer, hang.

 

Kebencian syi’ah terhadap Abubakar membuat mereka mengingkari peristiwa yang terbukti nyata terjadi, yaitu peristiwa hijrahnya Nabi bersma Abubakar As Shiddiq.

Peristiwa hijrahnya Nabi dan Abubakar terrekam dalam Al Qur’an Al Karim, dalam surat At Taubah, yang terjemahannya berbunyi:

 

Jikalau tidak menolongnya (Muhammad) maka sesungguhnya Allah telah menolongnya (yaitu) ketika orang-orang kafir (musyrikin Mekah) mengeluarkannya (dari Mekah) sedang dia salah seseorang dari dua orang ketika keduanya berada dalam gua, diwaktu dia berkata kepada temannya:"Janganlah berduka cita, sesungguhya Allah bersama kita". Maka Allah menurunkan ketenangan kepada (Muhammad) dan membantunya dengan tentara yang kamu tidak melihatnya, dan Allah menjadikan seruan orang-orang kafir itulah yang rendah. Dan kalimat Allah itulah yang tinggi. Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (QS. 9:40)

 

 

Tak disangka dan tak dirkira, ternyata peristiwa hijrah Nabi beserta Abubakar tercantum dalam kitab-kitab syi’ah sendiri. Tetapi karena hati mereka dibakar emosi dan rasa benci, yang jika tidak dilampiaskan bisa berakibat buruk –kira-kira begitu kata ahli jiwa-, akhirnya mereka sibuk melampiaskan kebencian mereka pada Abubakar, hingga tidak sempat membaca kitab-kitab mereka sendiri. Semoga saya salah menganalisa.

 

Kenyataan ini mengindikasikan satu hal penting, yaitu syi’ah tidak suka membaca kitab mazhabnya sendiri, akibatnya mereka tidak mengenal mazhabnya..

Akibatnya mereka mempelajari mazhab syi’ah dari sumber sekunder, dari ustadz ustadz yang tidak pernah membuka akses kitab-ktiab literatur induk syi’ah pada pengikutnya.

 

Kebencian mereka pada Abubakar membuat syi’ah melupakan literaturnya sendiri, melupakan sabda para imam mereka sendiri, para imam yang maksum dan wajib ditaati dan diikuti. 

 

Berikut kesaksian Imam Syi’ah yang kesebelas, Hasan Al Askari, menceritakan pada kita peristiwa hijrah, setelah Nabi meminta Ali untuk tidur di tempat tidurnya, Nabi berkata pada Abubakar:

 

Maukan engkau pergi bersamaku wahai Abubakar, mereka mencarimu sebagaimana mereka mencariku, dan engkau dikenal bahwa engkaulah yang menolongku terhadap dakwahku, dan engkau disiksa sebagai? Abubakar menjawab: Wahai Rasulullah! Jika aku disiksa seumur hidupku dengan siksa yang pedih, dan aku tidak mati disiksa, aku tidak gembira dalam hidupku, semua itu demi kecintaanku padamu, aku lebih suka itu daripada aku hidup dengan penuh kenikmatan, dan aku memiliki kekuasaan di bumi, namun aku menentangmu. Bukankah diriku, harta dan anak-anakku menjadi tebusan bagimu? Lalu Rasulullah bersabda : tidak ragu lagi Allah telah melihat isi hatimu, dan mendapati bahwa hatimu sesuai dengan apa yang kau ucapkan, Allah menjadikan dirimu bagaikan pendengaran, penglihatan dan kepala bagiku, dan bagaikan ruh bagi badanku. Tafsir Hasan Al Askari hal 467-468. Tahqiq Madrasah Imam Al Mahdi, Qum, Iran. Cetakan 1409.

 

Jelas sudah, Nabi meminta Ali untuk tidur di kamarnya, dan mengajak Abubakar untuk berangkah hijrah. Saat mengajak, Nabi tak lupa menjelaskan konsekuensi menemani Nabi berhijrah, yaitu ikut dicari-cari oleh musuh, terancam disiksa oleh musuh dengan siksa yang pedih. Ternyata Abubakar siap, siap mengorbankan diri, keluarga dan hartanya demi kecintaan pada Rasulullah. Abubakar siap disiksa seumur hidup demi kecintaan pada Rasul. Siap hidup menderita demi cintanya.

 

Kemudian Rasulullah menerima wahyu dari Allah, bahwa Allah menyaksikan isi hati Abubakar, yang sesuai dengan apa yang diucapkan lisannya. Di sini Allah bersaksi bahwa Abubakar benar-benar orang beriman yang nyata. Begitu dahsyat iman yang ada di dada Abubakar, mendorongnya untuk siap mati demi cintanya pada Rasulullah. Sedangkan kita baru sampai pada tahap mengaku, belum dihadapkan pada konsekuensi yang berat atas cinta kita pada Rasulullah, seperti yang terjadi pada Abubakar.

Ditambah lagi Allah menjadikan Abubakar bagaikan mata, telinga, kepala dan roh bagi Nabi. Ini bukti kecintaan Allah pada Abubakar, sebuah persaksian dari Allah, yang Maha Tahu. Kesaksian Allah akan kesungguhan Abubakar dalam mencintai Nabi, hingga mau menemani Nabi dalam keadaan genting.

 

Peristiwa hijrah Nabi beserta Abubakar juga tercantum dalam Tafsir As Shafi karya Al Faidhul Kasyani jilid 2 hal 296 dan 344,  Tafsir Al Ayyashi jiild 1 hal 102, Al Ihtijaj karya At Thabrasi jilid 1 hal 14, , Hilyatul Abrar, karya Hasyim Al Bahrani jilid 2 hal 16, 17, dan banyak sumber lainnya.

 

Di sini kita merasa heran, orang yang dibenci oleh syi’ah hari ini ternyata dicintai oleh Allah. Lalu siapa yang benar? Syi’ah atau Allah?


Ini menimbulkan satu pertanyaan besar, mungkinkah orang yang dijadikan Allah sebagai pendengaran, mata, kepala dan ruh bagi Nabi berkhianat dan mengingkari wasiat Nabi? Jika memang Ali benar-benar sudah dilantik oleh Nabi untuk menjadi khalifah, mana mungkin Abubakar mau menjadi Imam, karena sudah pasti Abubakar mengetahui pelantikan dan wasiat itu, jika memang ada. Karena Abubakar adalah bagaikan mata Nabi, telinga, kepala dan ruh Nabi. Dan Allah adalah Maha Tahu, mengetahui apa yang telah terjadi dan apa yang akan terjadi. Hingga waktu Allah mewahyukan hal itu pada Nabi, tentunya Allah tahu apa yang akan terjadi di kemudian hari.


Marilah kita lapangkan dada kita untuk mencintai orang yang dicintai Allah.

 

Kita pasti tak rela jika orang yang kita cintai dihina, dicaci maki dan dikutuk. Misalnya jika ada orang yang mengutuk ibu kita, sudah pasti kita marah dan murka. Kita marah ketika ibu yang melahirkan kita dan banyak berjasa pada kita, begitu saja dimaki-maki. Bagaimana dengan Allah? Apakah kita berani mengutuk dan menuduh orang yang dicintai Allah? Siapkah kita mempertanggungjawabkan makian kita pada Abubakar di depan Allah?

 





Users' Comments  
 

Average user rating

 

Display 10 of 25 comments

1. 04-04-2009 02:50

martyr of karbala
saya adalah pencinta ahlul bait, tapi saya tidak pernah membenci sahabat2 nabi Muhammad saww, mengingat jasa2 para sahabat. syi'ah tidak pernah membenci para sahabat itu fitnah. 
 
MrShiaa: 
 
apa kabar? 
 
berarti informasi anda tentang mazhab syi'ah kurang valid. 
arjun

2. 04-04-2009 12:49

Spec syi'ah
akhi sy mau. Batasanya apa seseorang dikatakan syiah. Karena aku takut menimpa atas diriku & orang yg aku sayangi. Maaf awam akan ilmu agama, br knal salaf berkat radio rodja. Syukron. 
 
MrShiaa: 
 
terimakasih komentarnya, batasan syi'ah adalah: meyakini Ali adalah khalifah setelah Nabi, juga meyakini adanya 12 imam yang menjadi penerus kenabian. 
 
cinta keluarga Nabi bukan salah satu ciri syi'ah, karena mencintai keluarga Nabi adalah salah satu ajaran pokok ahlussunnah wal jamaah.
Salman

3. 04-04-2009 19:13

Nabi hijrah bersama abu bakar
anda kurang telaah tentang syiah. mungkin anda tahu tentang syiah dari mereka yg sangat membenci syiah. Cobalah baca dari buku karangan murthada muthahhari misalnya. 
 
MrShiaa: 
 
apa kabar? 
 
Tafsir Hasan Al Askari, Tafsir As Shafi, Tafsir Al Ayyashi, Al Ihtijaj , dan Hilyatul Abrar adalah literatur karya ulama syi'ah sendiri, bukan orang-orang musuh syi'ah, apalagi Hasan Al Askari adalah salah satu imam syi'ah yang "harus" maksum. 
 
anda saja yang belum tahu literatur syi'ah, karena memang guru-guru anda tidak ingin anda tahu.
LINSAR A

4. 05-04-2009 00:02

numpang coment and nanya
wah kayaknya sdr/sdri syiah belum tahu hakikat syiah tu, silakan aja baca dialog sunni-syiah, lihatlah bagaimana ia menjelek-jelekkan sahabat yang lain bahkan menggambarkan bahwa imam mahdi akan membangkitkan abu bakar dan para khalifah sesudahnya kemudian memenggal kepala mereka. masuk akal ngak ada manusia dapat membangkitkan manusia, padahal kebangkitan manusia adalah ditangan ALLAH di hari kiamat kelak. pertanyan bagai para pengagum syiah? dimanaka kalian ketika sholahuddin al-ayyubi menaklukkan yerussalem, dimana sikap kalian terhadap amerika dan israel. sukanya cuma berkoar-koar. tuh amerika ada di samping negaramu(irak) kok ngak ngebantu saudaranya di irak malah mujahidin disana menggambarkan pengkhianatan syiah(nonton irak fighting back 1-2). walah...bahkan ngak usah jauh-jauh adakah barisan syiah yang ke Ambon berbaris bersama mujahidin melawan kristen, adakah???ibarat "ayam betina yang berkotek namun tidak bisa bertelur". bagaimana mau jihad sholat lima waktu aja dikampus (unm )belum mampu. ini sholat loh apalagi jihad yang mempertaruhkan nyawa. btw ana mau tanya, kok versi galery-nya ngak muncul coz ana mau download. syukran. 
 
MrShiaa: 
 
terimakasih komentarnya, ya itulah fakta yang ada, ribuan rudal-rudal yang diarahkan ke israel tidak berguna ketika anak cucu Umar bin Khattab dibantai di gaza. 
 
Islam mengajarkan kita agar menjadi pemaaf,tetapi imam syi'ah malah mendendam terhadap sesama muslim. 
 
 
 
abul abbas

5. 05-04-2009 00:30

numpang coment and nanya
wah kayaknya sdr/sdri syiah belum tahu hakikat syiah tu, silakan aja baca dialog sunni-syiah, lihatlah bagaimana ia menjelek-jelekkan sahabat yang lain bahkan menggambarkan bahwa imam mahdi akan membangkitkan abu bakar dan para khalifah sesudahnya kemudian memenggal kepala mereka. masuk akal ngak ada manusia dapat membangkitkan manusia, padahal kebangkitan manusia adalah ditangan ALLAH di hari kiamat kelak. pertanyan bagai para pengagum syiah? dimanaka kalian ketika sholahuddin al-ayyubi menaklukkan yerussalem, dimana sikap kalian terhadap amerika dan israel. sukanya cuma berkoar-koar. tuh amerika ada di samping negaramu(irak) kok ngak ngebantu saudaranya di irak malah mujahidin disana menggambarkan pengkhianatan syiah(nonton irak fighting back 1-2). walah...bahkan ngak usah jauh-jauh adakah barisan syiah yang ke Ambon berbaris bersama mujahidin melawan kristen, adakah???ibarat "ayam betina yang berkotek namun tidak bisa bertelur". bagaimana mau jihad sholat lima waktu aja dikampus (unm )belum mampu. ini sholat loh apalagi jihad yang mempertaruhkan nyawa. btw ana mau tanya, kok versi galery-nya ngak muncul coz ana mau download. syukran
abul abbas

6. 06-04-2009 10:41

Yhanu
udah lah ente nih yahanu tok.. 
gg tau tpi yahanu sok tau... 
gg bisa bhsa arab yahanu bahsa arab... 
 
taab kita org yag bca ini 
 
MrShiaa: 
 
terimakasih komentarnya, yahanuu itu apa ya? saya kira banyak pembaca yang tidak tahu.
mr-hack

7. 07-04-2009 00:16

Sadarlah Wahai Para Pentaqlid Syi'ah
Bismillah waba'du. 
Melihat tanggapan orang-orang syi’ah laknatullah ‘alaih disini, ana tidak melihat upaya mereka selain dari berusaha mempertahankan dan membela kesesatan yang sudah terlanjur mereka rengkuh dan nikamti. 
 
Dari tuduhan yang mengatakan bahwa tulisan artikel ini adalah fitnah,merupakan bentuk kebohongan atau taqiyah yang menjadi inti dari ajaran syi’ah, tidak ada yang bisa menjamin bahwa ucapan orang syi’ah tidak dusta sebab dusta itu senjata utama syiah menutupi kesesatannya. 
 
Syi’ah itu bukan agama juga bukan mazhab, melainkan hanya semacam kumpulan orang-orang yang suka berdusta atau DUSTA FUN CLUB, sebagai tempat menyalurkan hawa nafsu mereka juga syahwat mereka untuk nikah mt’ah (zina berkedok pernikahan) yang sekarang marak dilakukan dengan istilah nikah sirri dsb. 
 
Untuk sadara-saudaraku di hakekat.com jangan pernah berhenti untuk menegakkan hujjah membongkar agaenda penyesatan yang dilakukan antek-antek yahudi dan majusi dari anak cucu spiritual Abdullah bin saba al-kazzab. 
 
Teruslah berjihad dengan pena-pena antum sebagi tahzir dan peringantan bagi hamba-hamba Allah yang hanif agar tidak tertipu oleh propaganda syi’ah yang sesat dan menyesatkan. 
 
Sadarlah wahai para pentaqlid Syi’ah bahwa anda telah tertipu oleh murobbi-murobbi anda, cobalah berfikir ulang sebelum nyawa anda sampai dikerongkongan dan bertaubatlah dengan taubatan-nashuha……! 
 
MrShiaa: 
 
terimakasih komentarnya, tidak baik melaknat orang, daripada dilaknat doakan saja agar mendapat hidayah. 
 
pintu tobat selalu terbuka sampai akhir hayat, emang repot kalo berhadapan orang yang sudah pandai berdusta, tetapi alhamdulillah, sekarang banyak yang sudah sadar.
Nashuha

8. 08-04-2009 19:44

just comment
mungkin lagi taqiyyah, akhi.. huehehehe... 
yayat

9. 11-04-2009 05:48

--
rasullAllah bersabda: 
islam ini akan terpecah menjadi 73 bagian, semua masuk neraka kecuali 1. 
para sahabat bertanya apa itu satu & rasul tidak menjawab. 
dan jawabannya berpegang teguhlah pada alguran & hadis. 
ya Allah ampunilah hamba2 mu yang sudah terpecah belah ini, dan curahkanlah hidayamu kepada hamba2 mu yang mukmin. Amin ya robbal alamin 
 
MrShiaa: 
 
terimakasih doanya, semoga kita semua berada di jalan Rasul SAAW, keluarga dan sahabatnya.
lutfi

10. 12-04-2009 04:39

Kupas khoemeni
Akhi kapan explore tokok syi'ah baik dalam maupun luar negri. Biar kt jangan salah pilih dan baca. Kan udah janji! 
 
MrShiaa: 
 
terimakasih, kami hanya bisa menjanjikan tanpa berjanji waktunya, mohon maaf atas segala kekurangan kami. jika anda bisa memberikan masukan siapa saja tokoh-tokoh yang perlu dijelaskan, kami akan terbantu dengan itu.
Salman

Display 10 of 25 comments

Komentar Halaman Berikutnya...

Tambahkan Komentar



mXcomment 1.0.8 © 2007-2010 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelumnya   Berikutnya >
 

Syiah Latest Comments

imam yang tidak maksum
sangat pedas temuan anda.....ya begitulah syiah...menghina imamnya...
18/08/10 00:34 More...
By hilmangandawibawa

ST
Terima kasih atas penjelasan yg begitu gamblang dan mencerahkan....
11/08/10 16:00 More...
By Muhammad Iqbal Kurniadi

bidah
kalu taqiyah bidah bukan entar jawabanya taqiyah lagi taqiyah lagi
11/08/10 04:39 More...
By hasan

@al faqir berkata :
"apakah seperti ini sifat muslim ? menjelekkan sesama muslim. coba...
11/08/10 02:04 More...
By toghe

hakekat.com 3 pimpinannya rebutan duit..
hakekat.com....pengecut kabeh!!! mana thohir al kapp gak berani ke...
10/08/10 14:12 More...
By abe

Lihat Gallery Syiah

Online

Saat ini ada 7 tamu online