Home
Wahabi dan Keluarga Nabi PDF Cetak E-mail
 

Benarkah kaum wahabi membenci keluarga Nabi? Kita sering mendengar berita itu, tapi jarang dari kita yang mau bersikap kritis dan berani mengklarifikasi. 

Dengan nama, kita bisa membedakan manusia satu dengan lainnya. ketika nama kita berbeda, kita bisa merasa kitalah yang dipanggil oleh teman. Tanpa nama, teman kita akan merasa kesulitan membedakan kita, dan sulit untuk memanggil kita dari kejauhan. Nama adalah faktor penting dalam kehidupan manusia

Nama yang indah adalah hiasan bagi seseorang, maka seluruh manusia –kafir ataupun mukmin- berusaha memilihkan nama yang indah bagi anak-anak mereka. nama-nama indah biasanya adalah nama-nama tokoh terkenal, juga nama yang dianggap memiliki nama indah. Ketika orang tua memilihkan nama seorang tokoh untuk anaknya, maka dia berharap anaknya menjadi seperti tokoh itu. 

Dan masalah nama faktor subyektifitas yang tinggi, karena nama-nama yang dipilih biasanya dianggap bagus oleh pemilik nama, jika seorang ayah memilihkan sebuah nama bagi anaknya, minimal si ayah memiliki anggapan bahwa nama itu bagus, meski di mata orang lain nama itu tidak memiliki makna atau bermakna buruk. Maka nama yang bagus bagi orang belum tentu bagus di mata orang lain. Nama yang indah bagi sebuah daerah belum tentu dianggap bagus oleh penduduk daerah lain. 

Juga bisa terjadi sebuah kasus di mana orang memberi nama anaknya dengan nama yang dianggapnya indah, namun dia tidak tahu bahwa nama itu ternyata memiliki makna yang buruk. Seandainya dia tahu nama itu bermakna buruk, maka dia pasti memilihkan nama lain untuk anaknya. Orang tidak akan memilihkan nama yang buruk bagi anaknya. Dalam hal ini keseluruhan manusia yang ada di dunia memiliki pandangan yang sama. Tidak ada orang yang sengaja memilihkan nama buruk bagi anaknya. Begitu juga sebaliknya, bisa jadi sebuah nama dianggap buruk bagi seseorang atau sebuah daerah, namun di daerah lain atau bagi orang lain nama itu dianggap nama yang indah. 


Maka kita bisa memahami jika teman-teman syi’ah memberi nama anaknya dengan nama-nama yang indah menurut mereka, seperti Jawad dan Kadzim. Dan memang nama-nama itu memiliki makna yang indah, seperti misalnya Jawad, dalam bahasa arab, nama jawad artinya kurang lebih suka memberi. Begitu juga kadzim artinya mampu menahan marah. Selain memiliki makna yang indah. Juga nama seperti Ali, Hasan dan Husein, yaitu dari nama tokoh yang mereka anggap sebagai imam. 

Tidak ada teman syi’ah yang senang dengan nama-nama “musuh” mereka seperti Abubakar dan Umar. Lalu bagaimana jika dia terlambat mengenal syi’ah lalu diberi nama dengan nama-nama yang dulu dianggap indah seperti Abubakar dan Umar? Ada yang tidak merubah nama itu, namun ada juga yang merubah namanya dengan nama yang lebih baik, seperti ada seseorang yang dulunya –ketika masih sunni- bernama Abubakar -saya rasa tidak relevan jika kita tuliskan nama lengkapnya di sini- lalu mengganti namanya menjadi Ali, dan dikenal dengan julukan daerah tempat dia tinggal. Di sisi lain, konon dari cerita-cerita yang beredar, ada juga temen syi’ah orang tuanya memilihkan nama Umar untuknya, saat itu dia belum mengenal syi’ah, tetapi setelah masuk syi’ah dia tidak mengganti namanya. 

Bahkan konon ada pepatah arab yang berbunyi: dari namamu aku tahu siapa ayahmu. Artinya dari nama yang dipilih untuk anaknya, kita bisa mengetahui kualitas orang tuanya. Orang tua yang ber”kualitas” tidak akan mungkin memilih nama sembarangan untuk anaknya. Seperti ketika kita mengenal anak bernama jawad, kita tahu bahwa orang tuanya mencintai imam Muhammad bin Ali Al Jawad, dan ingin agar anaknya menjadi seperti dia. Begitu juga ketika kita mengenal anak bernama kadzim, kita tahu si orang tua cinta pada imam Musa Al Kazhim. 

Orang-orang awam memberi namanya dengan nama-nama yang indah, begitu juga penganut syi’ah sendiri, maka para imam lebih mengetahui hal ini dan tidak mungkin memberi nama anak-anaknya dengan nama yang buruk, atau nama tokoh-tokoh musuh Islam dan musuh keluarganya sendiri. karena sudah pasti para imam itu –menurut keyakinan syi’ah- adalah maksum dan terbebas dari kesalahan dan kekeliruan serta sifat lupa. Masalah maksum ini adalah salah satu aksioma dalam mazhab syi’ah yang sudah “paten” dan tidak bisa ditawar-tawar lagi. Karena sifat maksum inilah teman-teman syi’ah menolak meyakini bahwa yang bermuka masam dalam surat “Abasa” adalah Rasulullah SAW. Karena nama-nama yang buruk adalah cerminan buruk bagi pemberi nama –dalam hal ini adalah ayah si anak yang merupakan imam ahlulbait-. Para imam adalah manusia-manusia suci yang terbebas dari keburukan. Pasti para imam memberi nama anak-anaknya dengan nama yang mereka anggap indah. 

Dalam sejarah -yang ditulis oleh kitab-kitab syi’ah sendiri- tercantum kenyataan bahwa Ali memberi nama anak-anaknya dengan nama-nama Abubakar, Umar dan Utsman. Tokoh-tokoh yang dianggap lebih kafir oleh syi’ah. Begitu juga imam Hasan dan Imam Husein memberi nama anaknya dengan nama Umar. Padahal Muhammad Baqir Al Majlisi -seorang pakar hadits syiah- menyatakan : 

saya katakan dalil yang menunjukkan bahwa Abubakar, Umar dan orang yang sejalan mereka dengan mereka adalah kafir, juga menunjukkan pahala melaknat dan memusuhi mereka, yang menunjukkan bid’ah mereka, terlalu banyak untuk disebutkan dalam satu jilid atau berjilid-jilid buku, apa yang telah kami nukilkan di atas cukup bagi orang yang diberi petunjuk Allah ke jalan yang lurus. Biharul Anwar jilid 30 hal 399.

Bukan hanya kafir, tapi harus dilaknat, dan melaknat Abubakar, Umar dan Utsman dan ahlussunnah mendatangkan pahala.

Ali Zainal Abidin memberi nama anak perempuannya dengan nama Aisyah, sebuah nama yang dibenci oleh syiah hari ini. Imam Hasan memberi nama anaknya dengan nama Thalhah .
Padahal Aisyah dan Thalhah di mata Khomeini –tokoh syi’ah hari ini- yang sering disebut oleh syi’ah dengan panggilan Imam Khomeini, adalah lebih buruk dari anjing dan babi:

Sedangkan seluruh kelompok nashibi bahkan khawarij, tidak ada dalil yang menunjukkan najisnya mereka meskipun mereka akan disiksa lebih pedih dari siksaan orang kafir. Jika ada seorang penguasa yang memberontak terhadap Amirul Mukminin tanpa alasan [keyakinan] agama [karena alasan dunia], tetapi karena ingin merebut kekuasaan, atau karena tujuan-tujuan lain. Seperti Aisyah, Zubair, Thalhah, Muawiyah dan yang lainnya. Atau yang memusuhi Ali dan salah satu dari para imam tanpa alasan keyakinan agama, tetapi karena memusuhi suku Quraisy, atau Bani Hasyim, atau membenci bangsa arab, atau karena [imam] telah membunuh ayahnya atau anaknya, atau sebab lainnya, semua itu tidak mengakibatkan status najis secara zhahir, meskipun mereka [hakekatnya] lebih buruk dari anjing dan babi, karena tidak ada dalil dari hadits maupun ijma’ tentang hal itu [najisnya nashibi secara zhahir].Kitab Thaharah jilid 3 hal 457. 

Ali memang mencintai Abubakar, Umar dan Utsman, maka Ali memilih nama-nama mereka untuk anaknya. Sebagaimana syi’ah hari ini memberi nama anaknya dengan nama kadzim dan jawad karena cinta mereka pada Imam Kadzim dan Jawad, Ali memberi nama anaknya dengan Abubakar dan Umar karena kecintaannya pada mereka. Begitu pula imam Hasan dan Husein, yang jelas maksum dan lebih mengenal sejarah dibanding syi’ah hari ini, karena mereka adalah pelaku sejarah. 

Ini bisa dilihat dalam Kasyful Ghummah jilid 2 hal 334, I’lamul Wara karya Thabrasi, begitu juga dalam kitab Al Irsyad karya Al Mufid.

Kita sudah terbiasa untuk menelan segala berita yang ada mentah-mentah, tanpa menggunakan lagi sikap kritis untuk menilai sebuah berita. Ini bisa jadi karena berita itu begitu sering kita dengar, akhirnya kita tidak merasa perlu lagi untuk klarifikasi dan tabayun. Meskipun berita itu kita dengar dari orang-orang yang mungkin nampak valid, namun kita masih harus bersikap kritis dan meneliti lagi. Di antara yang sering kita dengar adalah klaim bahwa Muhammad bin Abdul Wahab adalah membenci ahlulbait. Seperti pembaca juga, saya pun sering mendengar berita-berita itu. Tapi saya mencoba melangkah lebih jauh dari sekedar percaya, saya mencoba bersikap kritis dan mencari tahu tentang hal itu. 

Ternyata Muhammad bin Abdul Wahab memberi nama anaknya dengan nama-nama keluarga Nabi, yaitu Ali, Fatimah, Hasan dan Husein. Ini tercantum dalam kitab Ad Durar As Saniyyah cetakan pertama dari Darul Ifta’ jilid 19 hal 12, begitu juga kitab Ulama Najd karya Al Bassam jilid 1 hal 155. Sebagaimana temen-temen syi’ah memberi nama anaknya dengan Kadzim karena cinta pada imam Musa Al Kadzim, begitu juga Muhammad bin Abdul Wahhab memberi nama anaknya dengan Ali, Fatimah, Hasan dan Husein karena cintanya pada mereka.

 

 





Users' Comments  
 

Average user rating

 

Display 18 of 18 comments

1. 05-05-2009 06:23

mr
assalamu'alaikum, 
 
ana cuma mau usul, agar tidak merepotkan, dan menghabiskan waktu, antum mbok ya jangan jawab semua komentar. kalo komentar itu ada manfaat ilmiah, atau tasfiyah, ya monggo, tapi kalau ada orang2 yang komen gak enak, ya gak usah di tanggapi, langsung hapus aja. kok ya ndak pantes ngeliat kata2 makian yang tidak ada tempatnya di majelis ilmiyah, kecuali kalo ini memang bukan majelis / forum ilmiyah. dan kadang2 mas shia juga terbawa nafsu membalas komentar2 tdk pantas itu. nasehat saya mas, sing sabar. dan yang paling jitu yaaa... itu, hapus aja semua komen yang OOT (out of topic, out of theme, out of tata krama). nasehati dulu baik2, kalo ngeyel dan kalau perlu, IP nya di ban. selesai. matur nuwun mas. 
jazakumullahu khairon. 
 
MrShiaa: 
 
terimakasih masukannya, sengaja komentar tidak bermutu saya tanggapi karena memang ingin menunjukkan kualitas para penanggap. 
 
terimakasih masukannya, insya Allah saya pertimbangkan.
abu risya

2. 07-05-2009 01:19

Anak-anak Ali
Klo ndak salah beberapa anak Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu 'Anhu ada yang bernama Umar dan Utsman, tapi mungkin karena benci kepada pemilik nama tersebut, ahlul bait itu ndak pernah terdengar di kalangan Syi'ah. wallahu a'lam. 
 
MrShiaa: 
 
terimakasih komentarnya, anda benar.
mujahid.irhabi007

3. 15-05-2009 00:01

jgn sembarangan...
Assalamu'alaikum Wr. Wb. 
 
Mas Shiaa yg dirahmati ALLAH SWT. 
Mas, skrg ini banyak org2 menghujat Wahabi, klo klik mbah google dan ketik keywordnya wahabi akan banyak bermunculan situs2 (blog2) yg mencela Wahabi dengan sangat kasarnya dan tidak ilmiah, terutama mereka mencela Syaikh Ibnu Baz, Syaikh Al Utsaimin, Ibnu Taimiyyah dan Al Muhaddits Nashiruddin Al-Albani, yg mana mereka semua ini telah menghadap ke haribaan ALLAH SWT dan ketika mereka masih hidup kita semua tau mereka2 adalah org2 yg paling keras menentang bid'ah dan khurafat2, dan aqidah Islam yg sesuai petunjuk Rasulullah SAW adalah tercelanya org2 yg menghujat org yg sudah meninggal. Namun, entah mereka kurang tau atau mungkin tidak mau tau, atau mungkin juga kurang informasi kali ya, mereka tidak sadar penisbatan nama Wahabi adalah nama salah satu asmaul husna milik Sang Rabb Yang Maha Perkasa, ALLAH SWT, yaitu Al-Wahhab (Yang Maha Baik). 
 
Oleh karena itu, saya menghimbau pada pencela2 Wahabi (yg saya curiga sbnrnya mereka ini org2 syiah atau paling tidak telah terpengaruh paham syiah dan mereka tidak mencari tau dulu siapa dan apa sbnrnya wahabi). Kalian boleh2 saja mencela Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab yg menurut kalian adalah pendiri gerakan wahhabi ini dan kalian tidak senang bid'ah2 dan khurafat2 kalian dibuka lebar2, tp berhati2lah, saya peringatkan Al Wahhab adalah salah satu nama milik ALLAH SWT. Kalau kalian sudah berani meledek dan menghujat nama yg dinisbatkan pada Asmaul Husna milikNya, maka patutlah kita semua pertanyakan : Pantaskah kalian menyandang nama Islam????. Tidak, saya tidak terburu2 menghujat kalian kafir, tidak...jangan takut, saya bukanlah manusia sekelas syaikh2 :D 
 
Mungkin kalian lebih pantas disamakan dengan org2 FFI (faith freedom) yg hobinya hanya menghujat Rasulullah SAW dan mereka jg berani dan terang2an menghujat ALLAH SWT. Naudzubillah...!!! Aku berlepas diri dari hal2 spt ini. 
 
Btw mas Shiaa, nice web nih, salam kenal dr saya. Saran saya, jgn membalas menghujat syiah tp bantahlah akidah menyimpang mereka dengan sikap yg ilmiah dan dari kitab2 mereka sendiri, jgn dengan emosi. Agar mata org2 terbuka siapa sbnrnya mereka yg mengaku2 cinta ahlul bayt Nabi SAW tp tindak tanduknya penuh dengan bid'ah dan khurafat... 
 
Saya akan terus mengikuti web ini, dan akan saya bookmark, insya ALLAH :D 
 
Wassalamu'alaikum Wr. Wb 
 
MrShiaa: 
 
terimakasih komentarnya, Insya Allah pembahasan masalah wahabi ini akan bersambung. ini bagian dari tanggung jawab kita untuk menerangkan kebenaran.
toghe

4. 16-05-2009 01:19

Terima kasih
Assalamualaikum. Terima kasih atas artikel-artikel Bapak, menjadi sumber ilmu baru bagi saya pribadi untuk lebih menjaga aqidah, dan semoga dapat membuka mata saudara kembar saya yang menjadi penganut Syiah setelah kembali dari menuntut ilmu di Iran. 
Wasslamualikum 
 
MrShiaa: 
 
terimakasih, semoga tetap diberi kekuatan oleh Allah.
Fatimah

5. 21-05-2009 23:15

tentang syiah
Maaf oot, tapi mungkin ada hubungannya. tulisan ini saya ambil dari: 
 
http://www.wangcyber.com/ forum/sembang-umum/11457- dajjal-akan-muncul-dari- kalangan-syiah-di-iran-2.html 
sebagai berikut : 
--------- 
TEMPAT KELUAR DAJJAL 
Dajjal akan keluar dari arah timur, dari Khurasan, dari kampung Yahudiyyah kota Ashbahan. Kemudian mengembara ke selurah penjuru bumi. Maka tidak ada satu pun negeri yang tidak dimasukinya kecuali Makkah dan Madinah, karena kedua kota suci ini selalu dijaga oleh malaikat. 
 
Dalam hadits Fatimah binti Qais terdahulu disebutkan bahwa Nabi saw bersabda mengenai Dajjal, 
 
"Artinya : Ketahuilah bahwa dia berada di laut Syam atau laut Yaman. Oh tidak, bahkan ia akan datang dari arah timur. Apa itu dari arah timur? Apa itu dari arah timur... Dan beliau berisyarat dengan tangannya menunjuk ke arah timur." [Shahih Muslim 18 : 83] 
 
Diriwayatkan dari Abubakar Ash-Shiddiq Radhiyallahu 'anhu, ia berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda kepada kami. 
 
"Artinya : Dajjal akan keluar dari bumi ini di bagian timur yang bernama Khurasan. " [Jami' Tirmidzi dengan Syarahnya Tuhfatul Ahwadzi, Bab Maa Saa-a min Aina Yakhruju Ad-Dajjal 6: 495. Al-Albani berkata, "Shahih. " Vide: Shahih Al-Jami' Ash-Sha-ghir 3: 150, hadits nomor 3398] 
 
Dari Anas Radhiyalahu 'anhu, ia berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda. 
 
"Artinya : Dajjal akan keluar dari kampung Yahudiyyah kota Ashbahan bersama tujuh puluh ribu orang Ashbahan. " [Al-Fathur Rabbani Tartib Musnad Ahmad 24: 73. Ibnu Hajar berkata, "Shahih. " Periksa: Fathul-Bari 13: 328). Ibnu Hajar berkata, "Adapun mengenai tempat dari mana ia keluar? Maka secara pasti ia akan keluar dari kawasan timur. " (Fathul-Bari 13: 91)] 
 
Ibnu Katsir berkata, "Maka Dajjal akan mulai muncul dari Ashbahan, dari suatu kampung yang bernama Al- Yahudiyyah. " [An-Nihayah fil Fitan wal Ma-lahim 1: 128 dengan tahqiq DR. Thaha Zaini] 
------------ 
 
Pada satu sisi kaum muslimin Ahlussunnah meyakini bahwa sebelum kiamat akan muncul imam mahdi, disisi lain orang syiah juga sedang menanti munculnya imam mahdi versi mereka yang hilang lebih dari 1200 tahun lalu yang merupakan imam ke 12 dan akan keluar dari sebuah tempat (gua) kalo tidak salah bernama sirdab (to mr.shiaah mohon koreksinya). Orang syiah hari ini menunggu2x kedatangan imam mahdi dari mulut gua sambil memanggil-manggil nama sang imam. 
Kalau kita kaitkan khabar nabi diatas tentang dajjal dengan penantian orang2x syiah atas kedatangan sang imam, maka saya menyangka pada saat munculnya dajjal di negeri iran, orang 2x syiah menyangka bahwa dia adalah imam mahdi yang telah ditunggu-tunggu. Apalagi kalo kita kaitkan dengan aqidah syiah yang menyetarakan para imam mereka dengan Allah, ternyata dajjal dalam hadits yang lain juga mengaku sebagai Allah. Juga salah satu keyakinan orang syiah bahwa imam mahdi akan menghidupkan musuh-musuh ahlu bait versi mereka untuk mempertanggung jawabkan perbuatan mereka, ini pun mirip dengan khabar nabi yang menyebutkan bahwa dajjal dapat menghidupkan orang yang telah mati.  
Dari analisa diatas bisa jadi bahwa 70.000 orang yang menyertai dajjal adalah orang2x syiah yang ternyata agamanya sangat mirip dengan yahudi.  
 
Yang membuat saya heran juga bahwa ternyata iran memiliki perkampugan yahudi. Sepengetahuan saya tidak ada satupun negeri yang mayoritas berpenduduk muslim memiliki perkampungan yahudi. Tapi iran yang menggembar gemborkan sebagai musuh yahudi ternyata menyimpan "virus" dalam dirinya sendiri. Bahkan saya pernah melihat video dari youtube yang memperlihatkan presiden iran ahmadinejad hadir pada pertemuan para rabi yahudi, terlihat disitu dia melakukan "cipika-cipiki" dengan orang2x yahudi laknatullah tersebut. 
 
Dalam setiap sholat kita di sunnahkan untuk berlindung dari 4 hal yang salah satunya adalah dari fitnah dajjal, ini menunjukkan pada kita begitu dasyatnya fitnah dajjal ini. Dan pada hari ini kita telah melihat dengan mata kepala kita begitu dasyatnya propaganda syiah sehingga begitu banyak kaum muslimin yang tertipu. Tidak sedikit diforum ini kita membaca orang2x yang dulunya sunni sekarang menjadi syiah. Dan sangat mungkin salah satu fitnah dajjal ini adalah propaganda syiah hari ini. 
 
Sebelumnya saya mohon maaf, bahwa ini hanya analisa saja bila ini salah saya mohon ampun kepada Allah. 
 
Wallahu a'lam 
 
MrShiaa: 
 
terimakasih, analisa anda bener Insya Allah. itu bisa dikembangkan lagi jadi lebih luas. masalah apakah fitnah syiah ini termasuk propaganda dajjal? sepertinya bukan karena fitnah dajjal sudah diterangkan dalam hadits2, nanti akan datang bersamaan dengan datangnya dajjal 
 
apakah imam mahdi syiah adalah dajjal yang akan berakhir hidupnya di tangan nabi Isa dan Imam Mahdi sunni? sepertinya iya, selama ini menurut hipotesa saya, bahwa ada tiga figur yang sebenarnya adalah orang yang sama, yaitu : 
Mahdi Syiah, Dajjal, dan Mesiah yang ditunggu kedatangannya oleh kaum yahudi di Israel. ini memerlukan pembahasan panjang lebar, layak dijadikan buku. anda tertarik? nanti bisa saya bantu Insya Allah :D.
faridxmailbox

6. 04-06-2009 06:42

menanggapi komentar mas Farid....
Memang Iran mayoritas Syiah, saya baru tahu kalau di Iran terdapat komunitas Yahudi juga. Saat ini banyak orang simpatik kepada Ahmadinejad, karena pembelaannya terhadap Pelestina dan anti-Israel (Zionis), seolah-olah dialah Presiden di Timur Tengah yang berani menyuarakan suara Muslim internasional. Pertanyaan saya, apakah Ahmadinejad yang Syiah, juga mendukung kaum Yahudi? Kemudian, saya mendukung juga atas penulisan dan penyusunan buku tersebut, mudah-mudahan tercipta, saya bersedia menjadi Editornya berikut Penerbit yang akan menerbitkannya, insya Allah. Mohon jawabannya, jazaaka Allah khairan katsiran 
 
MrShiaa: 
 
di Iran, tepatnya di isfahan, hidup di sana komunitas yahudi, yang populasinya terbesar kedua setelah israel. mereka hidup aman dan damai, tidak seperti kaum arab sunni di Ahwaz. mereka hidup aman dan damai sementara kaum muslim sunni palestina menghadapi teror israel.
h-bieb

7. 05-06-2009 08:51

Assalamualaikum
Salam persaudaraan bagi sluruh umat nabi muhammad s.a.w 
 
klo saya boleh sedikit mengklarifikasi., ketika teman2 melakukan kajian, jgn hanya pada satu sudut pandang saja. Terlalu naif bagi kita sesama muslim menghujat saudara kita syiah tanpa mempelajari dulu apa syiah itu.. Seolah2 syiah itu adalah aliran sesat yg menghujat aliran2 wahabi maupun sunni.. Bukan sebalikx.. Ketika saya coba cari tau syiah di google.. Smua pembhasan pada menghujat syiah.. Ya seperti dcoment ini, coment ya negatif ke sunny ditolak..  
saran saya jangan terlalu negatif lah dlam menilai dri luar, coba pelajari dri dlm.. Justru merka welcome kok,. 
 
MrShiaa: 
 
terimakasih kunjungannya, seperti anda lihat dalam situs ini, semua kajian didasarkan pada literatur syiah sendiri, bukan dari fitnah orang luar.  
Rahmat nur

8. 07-06-2009 00:16

hati2
hati-hati dengan syiah,mereka mempunyai akidah taqiayah yaitu menyembunyikan keyakianan mereka dan itu wajib bagi penganut shiah..
Just comment

9. 16-07-2009 22:17

se
Ass. wr.wb, cobalah saling mendo'akan dan tidak saling mencari kekeliruan, Mr. sunni-mr.syiah, cobalah tidak berpikir seperti masa lalu yg penuh komplek, emang kita hidup sepanjang masa ap... yang seolah-olah tahu tentang sejarah masa lalu, yang tahu sejarah sepanjang Masa hanya Tuhan, penulis kitab juga bisa keliru baik, sunni maupun syiah, cobalah kita lihat diri kita saja, kaum muslim Indonesia masih butuh pencerahan bukan memerlukan cerita konplik masa lalu. Mohon ampun n ma'af kalau tulisan saya ini tidak enak dihati. 
 
MrShiaa: 
 
terimakasih, selain memerlukan pencerahan, umat Islam di Indonesia juga memerlukan keterangan dna penjelasan mengenai syiah.
arsy

10. 22-07-2009 01:01

Syi'ah dan Wahabi
keduanya adalah tafrit dan afrot... yang satu melebih-2kan kecinta'an yg pada akhirnya benar-2 mendewakan yang satunya lagi tdk punya adab tata krama dan ta'dzim selayakna ta'dzim yang d bolehkan dlm pandangan aqidah.. wallahu'alam bukan begitu mr.shiaa? 
 
MrShiaa: 
 
terimakasih komentarnya, Semua harus diawali dari mengkaji masing-masing mazhab lewat kitab-kitab aslinya, karena hanya dengan itu kita bisa mengambil sikap objektif. 
 
seperti kasus syiah, orang yang tidak tahu literatur asli syiah akan menganggap syiah itu baik, tetapi baru ketahuan belangnya setelah mengakses literatur aslinya.
jurico_omar3

11. 22-07-2009 05:02

Syiah Bukan Saudara
Jangan Pernah mengaku saudara dengan sunni yaa.. untuk tuan dan nyonya syiah.. Tidak ada saudara yang makan daging saudaranya sendiri... Taubat itu Hukumnya wajib bwt kalian .. Dan satu lagi saya sangat tidak senang sekarang Keluarga AhlulBait yang dihasud oleh syi'ah utk menjadi salah satu dari mereka. Sampai Nti hari Pembalasan Saya Orang yang paling tidak ikhlas menerima itu dan saya adalah orang yang akan minta pemberatan pada siksaan kalian di Hari Nanti ..
Muhammad

12. 07-08-2009 14:13

@jerico_omar3
bukankah adab kpd Allah azza wa jalla yakni dg memurnikan ibadah hanya kpd-Nya saja & tdk menyekutukannya dg suatu apa pun? (lihat penjelasan syaikh muhammad bin abdul wahhab yg sgt ilmiyyah dlm kitab tauhidnya, kitab ini sdh diterjemahkan & mudah didapat di indonesia) 
 
bukankan adab kpd Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam dg mengikuti sunnah, tdk berbuat bid'ah, mengucapkan sholawat atas beliau shollallohu alaihi wa sallam? 
 
bukankah adab thd ahlul bait & shahabat radhiyallahu anhum ajmain yakni dg mengikuti pemahaman mrk dlm beragama, mendoakan mrk, tdk menyebut mrk kecuali dg kebaikan, tdk mencela mrk & tdk ghuluw thd slh satu atau bbrp pribadi mrk? 
 
bknkh adab thd mns yi dg menyayangi mrk, mengajak mrk kpd yg kbaikan dg ilmu, mengingkari kemungkaran mrk dg ilmu? 
 
lalu dmn letak tdk beradabnya salafiyun yg anda sebut wahabi tsb?
abdurrahman

13. 10-09-2009 18:15

Soal "Ilmiah"
Hmmm, kebetulan saya seorang akademisi, jadi sedikit tahu soal "ilmiah" tidaknya sebuah pembahasan. Kalau menilik tulisan2 di sini, menurut saya, sangat tidak ilmiah karea tidak memenuhi syarat2 sebuah tulisan ilmiah yang, misalnya, tidak tendensius, tidak provokatif, membuahkan ide-ide baru yang segar, argumentasinya terstruktur, tidak mengandalkan penafsiran subjektif yang sudah dikotori prasangka, pola penulisannya juga sistematis, dll. Jadi, jangan sembarang mengklaim sebuah tulisan itu ilmiah hanya karena merasa bisa memahaminya secara subjektif, padahal sama sekali banal! Coba anda baca buku2 yang agak rumit, seperti filsafat atau buku2 ilmiah sosiologi dll. Maka pasti anda akan menertawakan klaim "ilmiah" anda itu. Tulisan di sini sama sekali jauh dari kriteria ilmiah. Sudahilah menjelek-jelekkan keyakinan yang berbeda dengan anda, aau sekalian saja anda pelajari dengan benar skema pemikiran syiah berikut contentnya. Nah, kalau anda berhasil melakukan semacam kritik yang cerdas dan tajam, orang seperti saya yang berkutat di dunia akademis pasti bakal angkat jempol. Kalau boleh saya menilai, maaf, tulisan2 di sini cuma cocok dibaca anak SD. Trims bila tidak di removed. Dati pecinta "ilmiah" 
 
MrShiaa: 
 
terimakasih komentarnya, berarti sumber syiah yang saya buat rujukan juga tidak valid? lalu literatur syiah mana yang valid?
Belajar Islam

14. 11-09-2009 00:43

Lanjutkan
Assalamu'alaikum, benar syiah itu perlu dijelaskan dengan sejelas-jelasnya karena dapat merusakkan aqidah dan manhaj umat islam,apalagi mereka memiliki prinsip taqiyah (boleh berdusta)yang hal ini bisa menyebabkan kaum muslimin yang masih awam terjatuh pada kekufuran mereka, jadi kepada Mr shiaa lanjutkan, sampaikan kebenaran walau pahit atau menyakitkan sebagian orang karena biasanya obat dari penyakit itu pahit rasanya. 
Wassalamu 'alaikum Warahmatullahi wabarakatuh
Abu Hanifah

15. 18-09-2009 05:58

Syiah Sunni
Saya Bamz dan saya Syia'ah , mengikuti ajaran ahlulbait saya percaya 100% pada ajaran Islam .. saya berpuasa , saya zakat , dan saya tidak MEMBENCI WAHABI .. okay .. salam 
 
MrShiaa: 
 
terimakasih komentarnya, pernyataan anda itu kontradiktif, anda tidak mungkin bisa menjadi syiah tanpa membenci ahlussunnah.
muhammad ibrahim

16. 24-10-2009 06:40

angga
serem ih, arikelnya....kaya teror bom..yg ga tau kapan meledaknya...
angga

17. 16-06-2011 06:29

minta di upload
di upload dong... literatur aslinya yg mana ya?? dr dulu ngomongin literatur asli mulu... biar jelas lebih jelas.. 
 
MrShiaa: 
 
mohon maaf masih ada kendala tehnis
aryo

18. 22-11-2012 05:44

Haq
asslm wr. wb. 
maju terus pantang mundur membela yg haq. Insya Allah usaha sodara ini termasuk jihad di Allah.  
karena Islam yg haq adalah orang-orang yg selalu berpegang teguh dengan al Qur'an dan Sunnah, yg di bagun atas dasar pemahaman Salafus Salih.
rafi

Display 18 of 18 comments

Tambahkan Komentar



mXcomment 1.0.8 © 2007-2018 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelumnya   Berikutnya >
 

Syiah Latest Comments

izin share
Assalamu Alaikum... Mr.Shiaa yang di Muliakan saya minta izin untuk...
10/05/14 01:58 More...
By Abdi Dalem

mr
cukuplah hadits Bukhari tentang tanah fadak no 3435 sebagai pembantah...
30/10/13 10:38 More...
By amien

pns
kang jalal suruh belajar lagi tentang agama islam yg benar..banyak...
19/09/13 05:58 More...
By yusuf prasetyo

Assalamualaikum..
Dari awal sampai akhir ana baca koment2 yg memihak syiah versus yg...
08/09/13 18:29 More...
By Revi

ululalabab
Aswb, mudahďan Allah memberikan anda kekuatan untuk trus berjuang...
08/09/13 08:50 More...
By tauhid

Lihat Gallery Syiah

Online

Saat ini ada 1 tamu online