Home
Siapa Yang Ribut Saat Nabi Sakit? PDF Cetak E-mail
 

Nabi tidak jadi berwasiat karena perselisihan dan keributan mereka, kata Ibnu Abbas dengan penuh penyesalan. Siapa mereka yang berani membuat keributan di depan Nabi yang sedang sakit?


Setelah melihat riwayat Ibnu Abbas pada makalah sebelumnya, yang menyatakan sebab mengapa Nabi tidak jadi menuliskan wasiat pada saat itu, penjelasan ini tidak lengkap rasanya jika tidak membahas siapa mereka yang menghalangi Nabi menuliskan wasiat.

Jawabannya ada dalam riwayat-riwayat berikut:

قال النبي صلى الله عليه وسلم هلم أكتب لكم كتابا لا تضلوا بعده فقال عمر إن النبي صلى الله عليه وسلم قد غلب عليه الوجع وعندكم القرآن حسبنا كتاب الله فاختلف أهل البيت فاختصموا منهم من يقول قربوا يكتب لكم النبي صلى الله عليه وسلم كتابا لن تضلوا بعده ومنهم من يقول ما قال عمر فلما أكثروا اللغو والاختلاف عند النبي صلى الله عليه وسلم قال رسول الله صلى الله عليه وسلم قوموا قال عبيد الله فكان بن عباس يقول إن الرزية كل الرزية ما حال بين رسول الله صلى الله عليه وسلم وبين أن يكتب لهم ذلك الكتاب من اختلافهم ولغطهم ). البخاري حديث رقم : 5345 كتاب المرضى / باب قول المريض قوموا عني

Nabi bersabda: mari aku tuliskan bagi kalian tulisan yang kalian tidak akan sesat jika mengamalkannya, Umar berkata: Nabi sedang sakit keras dan Al Qur’an ada di tengah kalian, cukup bagi kami kitab Allah, lalu Ahlul Bait berselisih dan bertengkar, sebagian dari mereka mengatakan: dekatkan pena pada Nabi agar Nabi menulis wasiat yang kalian tidak akan sesat selamanya, sebagian lagi mengatakan seperti ucapan Umar. ketika mereka ribut dan berselisih di depan Nabi, Nabi bersabda: pergi kalian dari sini. Ubaidillah berkata: Ibnu Abbas mengatakan benar-benar musibah, yaitu perselisihan dan keributan mereka hingga menghalangi Nabi dari menulis wasiat. Shahih Bukhari, Kitabul Mardha, Bab Qaulil Maridh Qumu Anni

قال هلم أكتب لكم كتابا لن تضلوا بعده قال عمر إن النبي صلى الله عليه وسلم غلبه الوجع وعندكم القرآن فحسبنا كتاب الله واختلف أهل البيت اختصموا فمنهم من يقول قربوا يكتب لكم رسول الله صلى الله عليه وسلم كتابا لن تضلوا بعده ومنهم من يقول ما قال عمر فلما أكثروا اللغط والاختلاف عند النبي صلى الله عليه وسلم قال قوموا عني . قال عبيد الله فكان بن عباس يقول إن الرزية كل الرزية ما حال بين رسول الله صلى الله عليه وسلم وبين أن يكتب لهم ذلك الكتاب من اختلافهم ولغطهم ) . البخاري حديث رقم : 6932 كتاب الاعتصام بالكتاب والسنة / باب كراهية الاختلاف

Nabi bersabda: mari aku tuliskan bagi kalian tulisan yang kalian tidak akan sesat jika mengamalkannya, Umar berkata: Nabi sedang sakit keras dan Al Qur’an ada di tengah kalian, cukup bagi kami kitab Allah, lalu Ahlul Bait berselisih dan bertengkar, sebagian dari mereka mengatakan: dekatkan pena pada Nabi agar Nabi menulis wasiat yang kalian tidak akan sesat selamanya, sebagian lagi mengatakan seperti ucapan Umar. ketika mereka ribut dan berselisih di depan Nabi, Nabi bersabda: pergi kalian dari sini. Ubaidillah berkata: Ibnu Abbas mengatakan benar-benar musibah, yaitu perselisihan dan keributan mereka hingga menghalangi Nabi dari menulis wasiat. Shahih Bukhari Kitab I’tisham bil Kitab Was Sunnah, Bab Karahiyatil Ikhtilaf

فقال النبي صلى الله عليه وسلم هلم أكتب لكم كتابا لا تضلون بعده فقال عمر إن رسول الله صلى الله عليه وسلم قد غلب عليه الوجع وعندكم القرآن حسبنا كتاب الله فاختلف أهل البيت فاختصموا فمنهم من يقول قربوا يكتب لكم رسول الله صلى الله عليه وسلم كتابا لن تضلوا بعده ومنهم من يقول ما قال عمر فلما أكثروا اللغو والاختلاف عند رسول الله صلى الله عليه وسلم قال رسول الله صلى الله عليه وسلم قوموا قال عبيد الله فكان بن عباس يقول إن الرزية كل الرزية ما حال بين رسول الله صلى الله عليه وسلم وبين أن يكتب لهم ذلك الكتاب من اختلافهم ولغطهم ). رواه مسلم حديث رقم ( 1637) كتاب الوصية / باب ترك الوصية لمن ليس له شيء يوصى فيه .

Nabi bersabda: mari aku tuliskan bagi kalian tulisan yang kalian tidak akan sesat jika mengamalkannya, Umar berkata: Nabi sedang sakit keras dan Al Qur’an ada di tengah kalian, cukup bagi kami kitab Allah, lalu Ahlul Bait berselisih dan bertengkar, sebagian dari mereka mengatakan: dekatkan pena pada Nabi agar Nabi menulis wasiat yang kalian tidak akan sesat selamanya, sebagian lagi mengatakan seperti ucapan Umar. ketika mereka ribut dan berselisih di depan Nabi, Nabi bersabda: pergi kalian dari sini. Ubaidillah berkata: Ibnu Abbas mengatakan benar-benar musibah, yaitu perselisihan dan keributan mereka hingga menghalangi Nabi dari menulis wasiat. Shahih Muslim, kitab Al Washiyah, Bab Tarkul Washiyyati liman laisa lahu syai’ yushi fiihi.

Akhirnya kita tahu siapa sebenarnya yang menghalangi Nabi menuliskan wasiat. Seperti selalu diklaim oleh kawan-kawan syiah, ahlulbait adalah maksum, artinya terpelihara dari dosa. Tetapi ahlulbait yang maksum di sini malah ribut sendiri, Nabi pun marah dan terhalang dari menuliskan wasiat. 

Sesampai di sini, muncul satu pertanyaan di benak kita, ke mana Ali saat Nabi saat peristiwa “tragedi hari kamis” (kata Abdul Husein Syarafudin Musawi dalam dialog sunnah syiah-nya) atau peristiwa “kamis kelabu” (kata kawan kita yang satu itu)?

Mengapa Ali tidak langsung mengambilkan pena dan kertas? Ada apa di balik semua ini? 

Syiah menuduh sahabat Nabi berkomplot untuk menggagalkan wasiat Nabi ini, apakah Ali ikut terlibat?





Users' Comments  
 

Average user rating

 

Display 22 of 22 comments

1. 26-01-2010 22:47

Menarik...
Hmmm...ini salah satu artikelnya mr. Shia yg paling menarik, saya tunggu kelanjutannya aja deh, kayaknya masih bersambung terus. Saya juga blm banyak tau mengenai peristiwa hari kamis ini.
toghe

2. 27-01-2010 00:01

Siapa punca?
Siapa puncanya segala keributan itu, kalau bukan kenyataan Umar. Itu fakta paling utama yang patut dibahaskan, bukan dialihkan tumpuan kpd siapa yang keributan selepas Umar berkata demikian. Pokoknya, kenapa Umar bisa berkata begitu di hadapan Nabi SAW, kurang ajar sekali. 
 
MrShiaa: 
terimakasih, mengapa Nabi setuju dengan pernyataan Umar? dan tidak jadi wasiat? 
 
Aku

3. 28-01-2010 13:23

komentar
tai pilat kau bangsat kau matilah kau 
 
MrShiaa: 
 
siksa saja tentara USA, 1 saja, baru tulis komentar di sini. OK?? 
 
dari dulu anda cuma omong doank.  
 
pembaca yang budiman, inilah figur syiah yang tidak bisa menerima kenyataan.
penyiksausa

4. 29-01-2010 13:50

Kepada mereka.....
Salam. Disini saya mau mengajak kaum Syi'ah mana saja yang membaca coment saya agar menggunakan akal dan logikanya sebagai dasar hukum keempat setelah Alqur'an, Sunnah Rasul, dan Sunnah para Ma'shuumin.  
1. Jika memang benar hadits Ghadir Khum adalah bukti nyata kepemimpinan Imam 'Ali, maka mengapa beliau tidak berusaha keras untuk menegakkannnya. Padahal beliau adalah seorang pemberani dan ksatria yang perkasa. Jika Imam takut memecah belah kaum muslimin yang baru masuk Islam, maka berarti beliau telah berkhianat pada wasiat Rasul sehingga menyerahkan khilafah pada Abu Bakar dan dua khalifah lainnya, karena tidak mungkin Imam meyakini wasiat suci dari Alma'shum Rasulullah dapat memecah belah umat karena isinya pasti benar dan mendatangkan maslahat besar. Jika hanya karena alasan takut akan hal ini maka beliau tertuduh sebagai penakut dan lemah, dan orang seperti ini tak layak menjadi pemimpin. Akan tetapi, Imam tetaplah haidar! singa bani Hasyim, lalu mengapa beliau tidak menuntut dan memperjuangkan hal itu? jawabnya adalah karena memang Imam tidak memahami hadits AlGhadir sebagaimana pemahaman fuqaha' Syi'ah mengenai hak beliau sebagai khalifah. Karena jika Imam memahami itu sebagai haknya pascawafat nabi, niscaya beliau akan mati-matian memperjuangkannya. Apa yang menghalangi Haidar bani Hasyim yang perkasa itu sehingga membiarkannya sampai lewat tiga khalifah? Apakah beliau terlalu lemah? apakah beliau takut? apakah beliau tidak mau menegakkan apa yang disebut sebagai Imamah AlMa'shumiin dan justru malah menyerahkannya pada Abu Bakar yang dikatakan sebagai perampas tanah fadak?. Imam terlalu mulia untuk mengikuti persangkaan para fuqaha' Syiah pada hari ini..... .  
2. Katakanlah memang Umar yang melarang penulisan wasiat, dan terjadi keributan. Tapi bukankah setelah itu Nabi bisa meminta kertas itu kembali dan menuliskannya dengan lengkap. Bukankah selama beliau sakit beliau bisa saja mengangkat Ali sebagai Imam shalat demi isyarat kepemimpinan pascawafatnya? Jika benar persangkaan para fuqaha' Syi'ah bahwa isi wasiat itu menyangkut keimamahan Imam Ali, kembali ke atas, lalu mengapa Imam begitu lemahnya sampai membiarkan perkara besar itu terus dipegang oleh orang lain yang notabene dikatakan perampas, sampai lewat lebih dari belasan tahun lamanya? Bukankah hadits Alghadir telah jelas, wasiat juga ada, apakah Imam yang terlalu lemah atau memang persangkaan fuqaha' Syi'ah yang ngelantur? Sungguh Imam adalah pemberani dan pasti akan menjalankan wasiat2 Rasul, telah salahlah para fuqaha' yang menyatakan isi wasiat tentang keimamahan Imam. Imam Ali sendiri tidak tahu ada wasiat tentang itu sehingga beliau tetap membiarkan tiga khalifah berkuasa dan memimpin ummat - karena jika beliau tahu wasiat itu tentang haknya, niscaya beliau akan berjuang mengakkannya - . Imam sendiri tidak tahu akan hal itu lalu mengapa para fuqaha' Syiah setlahnya malah tahu sehingga membuat alasan2 konyol mengapa Imam membiarkan kekhalifahan dipegang oleh bukan yang berhak? 
3. Pikirkanlah, apakah Imam terlampau lemah sehingga membiarkan perkara ini dipegang oleh orang lain? Imam Khomeini saja berjuang mati2an agar tegak kepemimpinan wakil Sahib zaman pada era ini, lalu apakah Khomeini lebih kuat dari imam Ali? Sungguh, Imam Ali seribu kali lebih baik, lebih kuat, lebih alim, dan lebih mulia, akan tetapi mengapa beliau tenang2 saja menerima kedudukan sebagai Qadhi pada masa Umar, ikut memerangi kaum murtad dibawah komando Abu Bakar, dan membiarkan penulisan Mushaf utsmani pada masa Utsman, tiada lain dan tiada bukan. Jawabnya adalah bukan karena beliau takut umat terpecah belah karena beliau adalah orang yang paling alim dan takkan mungkin meyakini menegakkan wasiat rasul dapat memecah belah umat, bukan juga beliau takut karena pendukung tiga khalifah lainnya lebih kuat karena tidak mungkin Haidar Bani Hasyim itu takut demi menegakkan wasiat Rasul hanya karena pendukungnya yang sedikit, jawabnya adalah pasti! ; nash2 yang diumbar2 fuqaha' syiah pada hari ini yang diartikan sebagai isyarat keimamahan Imam tidak dipahami Imam sebagaimana pemahaman para fuqaha'! karena jika seperti itu Imam memahaminya, niscaya buku2 sirah dan tarikh telah mencatat tragedi penting bagaimana Imam Ali berusaha sekuat tenaga mengambil haknya kembali dan menegakkannya! Karena sejarah mengenal beliau sebagai pemberani bukan pengecut, teguh pendirian dan tidak lemah!
Musa AlKadzhim

5. 29-01-2010 21:05

Reaksi Umar
Umar bin Khattab berkata, "Cukup bagi kita Kitabullah". Kalau begitu Umar menolak hadits? 
 
MrShiaa: 
 
terimakasih, apakah berpegang pada Al Qur'an berarti menolak hadits? 
dalam Al Qur'an sendiri terdapat banyak perintah untuk taat pada Rasul. 
 
pemahaman sempitlah yang mengkonfrontasi antara Qur'an dan Hadits. 
 
kalo syiah menolak hadits, itu jelas, karena kita tidak menemukan hadits dari Nabi dengan riwayat shahih yang tersambung sanadnya di buku syiah. 
 
syiah menyalahkan Umar, apakah berarti syiah menerima hadits? 
 
Suwarto

6. 30-01-2010 03:48

bumbata
saya harap anda lebih banyak membaca kitab anda sendiri. Yang saya tahu dari tulisan anda, anda menerima segala riwayat yang sesuai dengan kehendakmu sedangkan riwayat syi'ah yang jelas-jelas berasal dari kitab Suni sendiri kamu menolaknya, apalagi jikalau riwayat itu berasal dari kitab2 syiah....cape deh. 
 
MrShiaa: 
 
terimakasih, riwayat itu jelas-jelas digunakan syiah untuk menggugat sahabat, tapi diedit sesuai kepentingan syiah. 
 
di sini kami tampilkan riwayat itu apa adanya.
gugun

7. 03-02-2010 10:38

ahlusunnah
ass,ana mengucap syukur kpd ALLAH SWT,karna mr shia adlah slh satu org yg peduli pd masalah syiah ini.semoga anda tidak akan pernah bosan dlm kepedulian anda pd akidah umat islam ini. 
 
 
MrShiaa: 
 
terimakasih, terimakasih doanya, semoga kita dijadikan alat oleh Allah untuk menolong agamaNya.
umar

8. 11-02-2010 00:42

syukran Mr shiaa
jazakallohu khoeron atas usaha anda menegakkan panji islam di bumi indonesia ini,semoga Allah menghancurkan syiah melaui tangan anda.Allah bersama anda.
Mr jack

9. 11-02-2010 11:41

200 th
hadist dikumpulkan setelah 200 tahun wafatnya nabi, melalui jalur perawi, mungkinkah ada penambahan hadist palsu oleh perawi tersebut? pastinya bukhari muslim memilah hadist-hadist tersebut. 
 
MrShiaa: 
 
terimakasih, yang perlu ditanyakan, kapan mulai pengumpulan hadits syiah?
ahlan

10. 13-02-2010 08:18

Alqoimkaltim
kalo mau belajar syiah kunjungi website di bawah ini 
 
http://www.*******.com 
 
MrShiaa: 
terimakasih, kalau mau belajar syiah, buka kitab berikut: 
 
Al Kafi 
Biharul Anwar 
Tahdzib 
Man La Yahdhuruhul Faqih 
Al Istibshar 
Jawahirul Kalam 
Mu'jam Rijaul Hadits 
Rijalul Kisyi 
dll.....
enoz

11. 26-02-2010 06:47

Rujukan kitab 'Virus Syi'ah'
Silahkan di buka rujukan kitab DR.Illahi Dhahir -- judul kitab virus syi'ah. Dilengkapi dengan rujukan & referensi kitab. Cari dan temukan kitab tersebut sebab kitab itu membuat dunia syi'ah terutama di iran(pusatnya syi'ah)dan para imamah 'kebakaran jenggot'. Syi'ah Rafidhoh & cabang-cabangnya syi'ah imamah en syi'ah2 laen akan naik pitam & terhenyak dg temuan en bukti ilmiyah dr para ulama ahlusunnah. Penulis menggunakan bahasa yang santun, baik lagi gamblang. ciri khas para ulama ahlusunnah dan murid-murid para ulama ahlusunnah yang menetap & menuntut ilmu di mekkah. Tidak dengan nafsu dan akal namun dikembalikan kepada Alqur'an & Sunnah. Selalu dikembalikan kepada Alqur'an dan Sunnah.
andhee

12. 03-03-2010 12:54

alhamdulillah
Syukron mrshiaa atas artikelnya juga atas komen dan uraian Musa Alkadzhim yg telah menambah wawasan dan membuka matahatiku, krn teman2 shia sering memprovokasi bahwa Umar ra adalah orang yg pertama inkaru sunnah seperti komentar Suwarto itu... 
Subhanallah Walhamdulillah Walaa Ilaha Illa-Allah. 
 
MrShiaa: 
 
terimakasih, sebenarnya syiah juga menolak sunnah, karena syiah hanya mengikuti kitabullah dan itrah Rasul, bukan sunnah Rasul. gitu khan?
Abdu_Salam

13. 08-03-2010 13:37

astagfirullahalazim..
astagfirullahalazim.......muda h mudahan Allah akan membuka pintu tabir ini,sehingga kebenaran sejati akan muncul,hingga kalian sesama muslim tidak saling memerangi satu sama lainnya. 
 
MrShiaa: 
 
.mudah mudahan Allah akan membuka pintu tabir ini,sehingga kebenaran sejati akan muncul,hingga kalian tidak lagi menghujat para sahabat Nabi.
try hansen

14. 15-03-2010 13:46

anti syiah
Assalamu'alaikum mr. saya menemukan situs ini http://pbhmi.org/siapakah- pembuat-ricuh-saat-nabi-sakit/ , dan menuliskan hadits dan terjemahannya seperti ini : – ( 1637 ) H-/+FJ E-E/ (F 1'A9 H9(/ (F -EJ/ ( B'D 9(/ #.(1F' HB'D '(F 1'A9 -/+F' 9(/'D12'B ) #.(1F' E9E1 9F 'D2G1J 9F 9(J/'DDG (F 9(/'DDG (F 9*() 9F '(F 9('3 B'D 
Y DE' -61 13HD 'DDG 5DI 'DDG 9DJG H 3DE HAJ 'D(J* 1,'D AJGE 9E1 '(F 'D.7'( AB'D 'DF(J 5DI 'DDG 9DJG H 3DE ( GDE #C*( DCE C*'(' D' *6DHF (9/G ) AB'D 9E1 %F 13HD 'DDG 5DI 'DDG 9DJG H 3DE B/ :D( 9DJG 'DH,9 H9F/CE 'DB1"F -3(F' C*'( 'DDG A'.*DA #GD 'D(J* A'.*5EH' AEFGE EF JBHD B1(H' JC*( DCE 13HD 'DDG 5DI 'DDG 9DJG H 3DE C*'(' DF *6DH' (9/G HEFGE EF JBHD E' B'D 9E1 ADE' #C+1H' 'DD:H H'D'.*D'A 9F/ 13HD 'DDG 5DI 'DDG 9DJG H 3DE B'D 13HD 'DDG 5DI 'DDG 9DJG H 3DE ( BHEH' ) 
B'D 9(J/'DDG AC'F '(F 9('3 JBHD %F 'D12J) CD 'D12J) E' -'D (JF 13HD 'DDG 5DI 'DDG 9DJG H 3DE H(JF #F JC*( DGE 0DC 'DC*'( EF '.*D'AGE HD:7GE 
[ 4 ( DE' -61 ) #J -61G 'DEH* ] 
 
(3/1257) 
 
Ibnu Abbas menceritakan : Ketika ajal Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam sudah hampir tiba dan di dalam rumah beliau ada beberapa orang dan salah satunya adalah Umar bin Khattab ra. Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “kemari, aku akan menuliskan (mendiktekan) untuk kalian wasiat, agar kalian tidak sesat setelahnya”. Kemudian Umar berkata : “sesungguhnya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam dalam keadaan sakit parah dan di sisi kalian ada Al-Qur’an, cukuplah Kitabullah untuk kita” kemudian orang-orang yang ada dalam rumah tersebut saling berselisih pendapat. Sebagian berkata, sediakan apa yang diinta oleh Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam Agar beliau menuliskan bagi kamu sesuatu yang menghindarkan kamu dari kesesatan. Tetapi sebagian lainnya mengatakan sama sebagaimana ucapan Umar. Dan ketika keributan dan pertengkaran makin bertambah di hadapan Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam, beliau memerintahkan: “Keluarlah kalian dari sini!” Ubaidullah berkata : Ibnu Abbas selalu berkata : “Itu adalah musibah yang besar, sungguh sebuah musibah yang besar, disebabkan pertengkaran dan kegaduhan, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam tidak menuliskan (mendiktekan) wasiat untuk mereka”. 
 
pada intinya dia membantah hadits yg anda bawakan bahwa bukan ahlul baytlah yg membuat ribut tetapi orang-orang yang ada dalam rumah tersebut yg membuat ribut.. dan itu orang orang itu bukanlah ahlul bayt., disini ada dua versi hadist yg agak kontroversi.mana yg benar?, bagaimana tanggapan anda? 
 
MrShiaa: 
 
terimakasih, dalam riwayat yang saya kutip tercantum kata ahlulbait. sedangkan kita tahu syiah menganggap ahlulbait hanya empat orang, selain itu bukan ahlulbait, yaitu Ali, Fatimah, Hasan dan Husein, dengan dasar hadits kisa'.
abang yudo

15. 30-03-2010 21:59

Komentar
Benarkah Ahlul Bait dalam kalimat itu diartikan Keluarga Nabi? apa tidak diartika "Orang-orang yang ada di dalam rumah"? 
Menurut saya, jika Ali sendiri yang menulis wasiat (sementara Sahabat lain melarang) pasti akan ada tuduhan dari para nashibi bahwa Ali mengada-ada :) 
 
MrShiaa: 
 
selama ini syiah mengklaim bahwa kata ahlulbait berarti ali, fatimah, hasan dan husein. kata mereka, dalam ayat tathir ada kata innama, yang berarti pembatasan, bahwa yang dimaksud dengan ahlulbait adalah ashabul kisa'.
Rizal

16. 31-03-2010 02:36

kau memanipulasi kata
anda telah memanipulasi kata "fakhtalafa ahlulbait" dengan mengartikan ahlulbait sbagai keluarga nabi. bukankah dalam koteks yang dimaksud ahlulbait adalah penghuni rumah yang berselisih dihadapan nabi termasuk umar. belajarlah bahasa arab yang benar karena kata "ahlu" memiliki banyak arti. umar tidak mematuhi nabi ketika nabi hendak menulis wasiat dengan alasan rasa sakit mengalahkannya ,tapi ia mematuhi nabi ketika disuruh keluar. katanya nabi ngigau kok dipatuhi saat disuruh keluar, kenapa umar tidak patuh pada nabi? 
karena umar adalah orang munafik. 
anda telah menuduh keluarga nabi berselisih dan membuat nabi marah,padahal keluarga nabi adalah orang-orang suci yang selalu sejalan dengan nabi. dengan jelas allah telah mensucikan keluarga nabi dari dosa-dosa dalam surat al-ahzab ayat 33, tapi anda telah menudu mereka membuat nabi marah. sunggu anda termasuk orang-orang yang celaka. 
 
MrShiaa: 
 
bukankah yang dimaksud dengan ahlulbait adalah ashabul kisa'? 
 
bisa anda menunjukkan di riwayat mana Umar mengatakan Nabi mengigau? 
bakar

17. 01-04-2010 15:59

ja'far Sodiq
salah seorang ulama syi’ah bernama Al Murtadho Alamul Huda –saudara kandung As Syarif Ar Radhiy, penyusun kitab Nahjul Balaghah- menyatakan: saat Ali menjabat khalifah, ada orang mengusulkan agar Ali mengambil kembali tanah fadak, lalu dia berkata: saya malu pada Allah untuk merubah apa yang diputuskan oleh Abubakar dan diteruskan oleh Umar. Bisa dilihat dalam kitab As Syafi hal 213. 
 
MrShiaa: 
 
terimakasih, memang begitulah kenyataannya, namun hal ini dikubr rapat-rapat oleh para ustadz yang menerima bayaran dari Iran. Ketika kebenaran berlawanan dengan kepentingan Iran, maka harus disembunyikan, jika tidak, Iran tidak lagi memberi bayaran. 
 
ada lagi yang perlu kita perhatikan dari riwayat di atas, di antaranya: 
 
1. Keputusan Abubakar dalam masalah fadak adalah benar adanya, dengan bukti: 
 
2. putusan ini disahkan oleh imam maksum, yang mengakui keutamaan Abubakar. 
 
penceloteh...

18. 19-04-2010 01:36

Tanggapan Tambahan
Seputar Hadits al-Qirthoos/Kertas 
Tercantum dalam Shahihul Bukhori bab mardho an-Nabiyyi wa wafatuhu, kitab al-‘Ilm, Kitab al-Jihad, kitaab al-Jizyah, kitab al-Maghozi mengenai permintaan Rasulullah saat sakit agar dibawakan alat tulis menulis dan meminta dituliskan sesuatu namun tidak jadi karena ada perdebatan pada orang-orang di rumah beliau. Orang Syi’ah berpendapat bahwa itu Rasulullah berwasiat hendak menuliskan bahwa Ali menjadi pemimpin umat Islam setelah beliau s.a.w. meninggal namun penulisan wasiat itu dihalang-halangi oleh beberapa orang. 
Tanggapan sebagai berikut: pertama; riwayat ini hanya disampaikan oleh Ibnu ‘Abbas yang pada waktu kewafatan Nabi Muhammad s.a.w. baru berumur 11 tahun oleh karena itu semua peristiwa yang dilihatnya ada kemungkinan kelalaian dalam menceritakannya.  
 
Kedua; orang yang ditegur Rasulullah s.a.w., tidak ada penyebutan nama khusus dalam hadits ini baik itu Abu Bakr, Umar atau ‘Ali. Orang yang salah ialah yang diminta tinta/alat tulis beserta tempat menulis tetapi tidak dibawakan.  
 
Ketiga; Nabi s.a.w. tidak berkenan bukan pada tidak datangnya alat tulis menulis melainkan pembicaraan tidak karuan di dekat beliau sebagaimana disabdakan dalam hadits diatas ‘quumuu ‘anni laa yambaghi ‘indan nabiyyit tanaazu’. 
 
Keempat; apabila alat tulis-menulis dan orang yang diminta menuliskan tidak juga datang, bukankah setelah itu masih ada waktu 4 hari dimana pada hari selanjutnya beliau s.a.w. bisa saja meminta orang menuliskan wasiat atau pesan beliau. Kalaupun alat tulis-menulis yang dimintakan tidak datang bukankah bisa disampaikan pesan tersebut lewat lisan. 
 
Kelima; Allah berfirman: “Hai Rasul, sampaikanlah apa-apa yang diturunkan kepada engkau dari Tuhan engkau. Dan jika engkau tidak melakukan hal itu maka engkau tidak menyampaikan amanat-Nya. Dan, Allah swt. akan melindungi engkau dari manusia. Sesungguhnya Allah swt. tidak akan memberi petunjuk kepada kaum kafir. (al-Maaidah: 68) Bukankah tugas seorang rasul menyampaikan amanat Ilahi. Apakah Rasulullah s.a.w. takut kepada Umar dalam menyampaikan amanat Allah sehingga dibatalkan penyampaian amanat tersebut. Bukankah Allah berjanji Allah swt. akan melindungi engkau (Yaa Muhammad) dari manusia? 
 
Bila dikatakan bahwa dalam kejadian diatas Hadhrat Umar menolak perintah Rasulullah s.a.w. agar dibawakan alat tulis-menulis kenapa Hadhrat ‘Ali tidak menggantikannya melaksanakan perintah Rasulullah s.a.w. tersebut? Dalam kesempatan yang berbeda, bukankah Hadhrat ‘Ali pernah menolak perintah Rasulullah s.a.w. (karena tidak mau menghapus lafaz ‘Rasul Allah’ dibelakang nama Muhammad) dalam peristiwa perjanjian Hudaibiyah seperti tercantum dalam Bukhari kitab ash-Shulh?
Dildaar Ahmad Dartono

19. 20-04-2010 13:57

KARYAWAN
SEBENARNYA SYIAH ITU PROGMAN NYA ORANG YAHUDI UNTUK MEHANCURKAN AGAMA ISLAM PADA MASA WAFAT NYA NABI MUHAMMAD,MAKA HATI2 KITA TERHADAP GOLONG SYIAH ITU
GEMA PUTRA

20. 05-06-2010 15:38

jadi aliran mana yang bener
Bagaimana ini semua punya dalil sendiri2 dialog ini penuh kebencian kefanatikan saya tidak ada lihat pencerahan dengan santun !!! sungguh jauh dari apa yang Allah perintahkan dalam al quran untuk bersikap santun !!! Surat - Ayatnya cari ndiri yah and baca trus amalkan
rockstar

21. 07-06-2010 10:27

assalamualaikum
hidup islam,katanya nabi perbedaan di islam adalah suatu keindahan,ngapain kita debad masalah ini trus,liat tuh kaum yahudi menghancurkan umat islam dimana pun umat islam berada,jangan ribut sunni syii trus.afwan 
 
MrShiaa: 
 
terimakasih, sekalian titip pesan pada syiah, jangan mencela dan mengkafirkan para sahabat, kita bisa hidup dalam ukhuwah, jika syiah berhenti mengkafirkan sahabat
sely

22. 09-04-2011 01:03

Sipa yang ribut saat Nabi sakit?
Ana berharap Sekte Yahudi(Syi'ah) ini lebih banyak membaca dari rujukan kitab2nya dulu. dengan membaca dr kitabnya dia akan tahu bahwa mereka sekte Yahudi, jadi jangan menisbatkan bahwa diri mereka muslim. Insya Allah bacalah kitab2 hadits rujukan kalian, kalian akan tahu bahwa kalian adalah Yahudi laknatullah, kecuali yg diberi HIDAYAH oleh Allah. Jadi jangan seperti SAPI bahkan lebih sesat dari binatang ternak. Syi'ah ini hanya taklid dgn apa yg dikatakan ulama laknatullah mereka tanpa mengklarifikasi kitabnya sendiri, bacalah...bacalah...bacalah... .
Ali bin Musleman

Display 22 of 22 comments

Tambahkan Komentar



mXcomment 1.0.8 © 2007-2018 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelumnya   Berikutnya >
 

Syiah Latest Comments

izin share
Assalamu Alaikum... Mr.Shiaa yang di Muliakan saya minta izin untuk...
10/05/14 01:58 More...
By Abdi Dalem

mr
cukuplah hadits Bukhari tentang tanah fadak no 3435 sebagai pembantah...
30/10/13 10:38 More...
By amien

pns
kang jalal suruh belajar lagi tentang agama islam yg benar..banyak...
19/09/13 05:58 More...
By yusuf prasetyo

Assalamualaikum..
Dari awal sampai akhir ana baca koment2 yg memihak syiah versus yg...
08/09/13 18:29 More...
By Revi

ululalabab
Aswb, mudah“an Allah memberikan anda kekuatan untuk trus berjuang...
08/09/13 08:50 More...
By tauhid

Lihat Gallery Syiah

Online

Saat ini ada 1 tamu online