Home
Akhlak Imam Khomeini PDF Cetak E-mail
 

Khomeini, sebuah nama yang dikenal di seluruh penjuru dunia, sebuah nama yang dikagumi jutaan orang di dunia. Sosok yang menjadi idola dan panutan jutaan orang. Tidak banyak orang seperti dia.

Pada beberapa makalah yang lalu, pembaca telah menyimak beberapa pembahasan dan riwayat peristiwa “kamis kelabu” –seperti disebut oleh kawan kita yang satu itu-. Riwayat-riwayat itu berasal dari shahih Bukhari dan muslim.

Dibanding Kitab Al Kafi, Al Irsyad, atau Jawahirul Kalam, kitab Shahih Bukhari dan Muslim jauh lebih mudah dicari. Artinya, kalau orang ingin melihat langsung ke Shahih Bukhari, dia akan dengan mudah menemukan kitabnya, dan melihat langsung riwayat haditsnya. Orang yang berbohong dengan mengatasnamakan riwayat Bukhari, begitu mudah kebohongannya akan terbongkar, dia akan ketahuan berbohong. Ini karena kitab shahih Bukhari dan Muslim, begitu mudah dicari.

Logikanya, orang yang akan berbohong atas nama Bukhari Muslim, akan berpikir beberapa kali. Pembaca barangkali tidak percaya jika ada orang yang nekad berbohong, dan mengklaim hadits tertentu ada di Bukhari Muslim, namun nyatanya tidak. Tapi ada saja orang yang nekad berbohong meski mudah ketahuan.

Dia berbohong atas nama Bukhari dan Muslim tentang kisah hari kamis. Siapa dia? Dia adalah Khomeini, sosok yang dianggap oleh syiah sebagai wakil imam Mahdi, imam yang bersembunyi dan tidak memunculkan diri. Kapan Imam Mahdi melantik Khomeini menjadi wakilnya? Tidak jelas kapan waktunya. Yang jelas syiah meyakini hal itu. Asal pembaca tahu saja, imam Mahdi yang diyakini syiah hari ini, tidak jelas keberadaannya. Tidak ada yang bisa membuktikan keberadaannya.

Dalam kitab Kasyful Asrar hal 137 –edisi arab-, Khomeini mengatakan:
عندما كان رسول الله في فراش المرض,و يحف به عدد كثير,قال مخاطبا الحاضرين: تعالوا أكتب لكم شيئا يحميكم من الوقوع في الضلالة , فقال عمر بن الخطاب : لقد هجر رسول الله. وقد نقل نص هذه الرواية المؤرخون وأصحاب الحديث من البخاري ومسلم وأحمد مع اختلاف في اللفظ ، وهذا يؤكد أن هذه الفرية صدرت من ابن الخطاب المفتري

Terjemahannya kurang lebih demikian:

Saat Rasulullah terbaring sakit, dan dikelilingi oleh banyak orang, Beliau bersabda pada orang-orang yang hadir di situ: kemarilah, aku akan menuliskan pada kalian tulisan yang akan menjaga kalian dari kesesatan. Lalu Umar bin Khattab mengatakan : Rasulullah telah meracau.
Text riwayat ini telah dinukil oleh para ahli sejarah dan ahli hadits seperti Bukhari, Muslim, Ahmad, dengan sedikit perbedaan pada redaksi. Ini menegaskan lagi bahwa kebohongan ini berasal dari Ibnul Khattab si pembohong.

Mari Kita lihat langsung ke sumber aslinya, ke Shahih Bukhari dan Muslim :

عن سعيد ابن جبير عن ابن عباس رضي الله عنهما أنه قال يوم الخميس وما يوم الخميس ثم بكى حتى خضب دمعه الحصباء فقال : اشتد برسول الله صلى الله عليه و سلم وجعه يوم الخميس فقال ( ائتوني بكتاب أكتب لكم كتابا لن تضلوا بعده أبدا ) . فتنازعوا ولا ينبغي عند نبي تنازع فقالوا هجر رسول الله صلى الله عليه و سلم ؟ قال ( دعوني فالذي أنا فيه خير مما تدعونني إليه ) .

Bab Jawa’izul Wafd

Dari Said bin Jubair dari Ibnu Abbas mengatakan: hari kamis, apa yang terjadi di hari kamis, lalu menangis, sampai air matanya membasahi kerikil, lalu melanjutkan: Sakit Rasulullah semakin berat pada hari kamis, lalu bersabda: bawakan pena dan kertas kemari, aku akan menulis sebuah wasiat yang kalian tidak akan sesat selamanya, lalu mereka berselisih paham, padahal tidak selayaknya terjadi perselisihan di depan Nabi, lalu mereka mengatakan : Rasulullah telah meracau? Lalu Rasulullah bersabda: tinggalkan aku, keadaanku saat ini lebih baik dari apa yang kalian ajak.

Riwayat lain dari Bukhari:

سمع ابن عباس رضي الله عنهما يقول
: يوم الخميس وما يوم الخميس ثم بكى حتى بل دمعه الحصى قلت يا أبا عباس ما يوم الخميس ؟ قال اشتد برسول الله صلى الله عليه و سلم وجعه فقال ( ائتوني بكتف أكتب لكم كتابا لا تضلوا بعده أبدا ) . فتنازعوا ولا ينبغي عند نبي تنازع فقالوا ما له أهجر استفهموه ؟ فقال ( ذروني فالذي أنا فيه خير مما تدعونني إليه )

Dari Ibnu Abbas mengatakan: hari kamis, apa yang terjadi di hari kamis, lalu menangis, sampai air matanya membasahi kerikil, lalu aku bertanya, wahai Abul Abbas, apa yang terjadi pada hari kamis? Ibnu Abbas melanjutkan: Sakit Rasulullah semakin berat pada hari kamis, lalu bersabda: bawakan pena dan kertas kemari, aku akan menulis sebuah wasiat yang kalian tidak akan sesat selamanya, lalu mereka berselisih paham, padahal tidak selayaknya terjadi perselisihan di depan Nabi, lalu mereka mengatakan : apa yang dikatakan Rasulullah, apakah Rasulullah telah meracau? Mintalah penjelasan lagi. Lalu Rasulullah bersabda: tinggalkan aku, keadaanku saat ini lebih baik dari ajakan kalian.

Bab Ikhrajul Yahud Min Jaziratil Arab

Riwayat lain dari Bukhari:

عن سعيد بن جبير قال قال ابن عباس : يوم الخميس وما يوم الخميس ؟ اشتد برسول الله صلى الله عليه و سلم وجعه فقال ( ائتوني أكتب لكم كتابا لن تضلوا بعده أبدا ) . فتنازعوا ولا ينبغي عند نبي تنازع فقالوا ما شأنه أهجر استفهموه ؟ فذهبوا يردون عليه فقال ( دعوني فالذي أنا فيه خير مما تدعونني إليه ) .

Dari Said bin Jubair dari Ibnu Abbas mengatakan: hari kamis, apa yang terjadi di hari kamis, lalu menangis, , lalu melanjutkan: Sakit Rasulullah semakin berat pada hari kamis, lalu bersabda: bawakan pena dan kertas kemari, aku akan menulis sebuah wasiat yang kalian tidak akan sesat selamanya, lalu mereka berselisih paham, padahal tidak selayaknya terjadi perselisihan di depan Nabi, lalu mereka mengatakan : Rasulullah telah meracau? Lalu Rasulullah bersabda: tinggalkan aku, keadaanku saat ini lebih baik dari ajakan kalian.

Bab Maradhin Nabiy Shallalahu Alaihi Wasallam

Riwayat dari Shahih Muslim:
عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ قَالَ قَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ يَوْمُ الْخَمِيسِ وَمَا يَوْمُ الْخَمِيسِ ثُمَّ بَكَى حَتَّى بَلَّ دَمْعُهُ الْحَصَى. فَقُلْتُ يَا ابْنَ عَبَّاسٍ وَمَا يَوْمُ الْخَمِيسِ قَالَ اشْتَدَّ بِرَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- وَجَعُهُ. فَقَالَ « ائْتُونِى أَكْتُبْ لَكُمْ كِتَابًا لاَ تَضِلُّوا بَعْدِى ». فَتَنَازَعُوا وَمَا يَنْبَغِى عِنْدَ نَبِىٍّ تَنَازُعٌ. وَقَالُوا مَا شَأْنُهُ أَهَجَرَ اسْتَفْهِمُوهُ.

Dari Said bin Jubair dari Ibnu Abbas mengatakan: hari kamis, apa yang terjadi di hari kamis, lalu menangis, sampai air matanya membasahi kerikil, lalu aku bertanya, wahai Ibnu Abbas, apa yang terjadi pada hari kamis? Ibnu Abbas melanjutkan: Sakit Rasulullah semakin berat pada hari kamis, lalu bersabda: bawakan pena dan kertas kemari, aku akan menulis sebuah wasiat yang kalian tidak akan sesat selamanya, lalu mereka berselisih paham, padahal tidak selayaknya terjadi perselisihan di depan Nabi, lalu mereka mengatakan : apa yang dikatakan Rasulullah, apakah Rasulullah telah meracau? Mintalah penjelasan lagi.

Bab Tarkil Washiyyah Liman Laisa Lahu Syai’un Yushii fiihi

Riwayat lainnya dari Shahih Muslim:
عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّهُ قَالَ يَوْمُ الْخَمِيسِ وَمَا يَوْمُ الْخَمِيسِ. ثُمَّ جَعَلَ تَسِيلُ دُمُوعُهُ حَتَّى رَأَيْتُ عَلَى خَدَّيْهِ كَأَنَّهَا نِظَامُ اللُّؤْلُؤِ. قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « ائْتُونِى بِالْكَتِفِ وَالدَّوَاةِ - أَوِ اللَّوْحِ وَالدَّوَاةِ - أَكْتُبْ لَكُمْ كِتَابًا لَنْ تَضِلُّوا بَعْدَهُ أَبَدًا ». فَقَالُوا إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَهْجُرُ.

Dari Said bin Jubair dari Ibnu Abbas mengatakan: hari kamis, apa yang terjadi di hari kamis, lalu menangis, lalu air matanya mengalir di pipinya, sampai aku melihat di pipinya seakan untaian mutiara, Ibnu Abbas melanjutkan: Sakit Rasulullah semakin berat pada hari kamis, lalu bersabda: bawakan pena dan kertas kemari, aku akan menulis sebuah wasiat yang kalian tidak akan sesat selamanya, lalu mereka mengatakan : Rasulullah telah meracau? Mintalah penjelasan lagi.

Bab Tarkil Washiyyah Liman Laisa Lahu Syai’un Yushii fiihi

Kita lihat sendiri di shahih Muslim dan Bukhari, ternyata apa yang diucapkan oleh Khomeini tidak ada. Dalam seluruh riwayat di atas, tidak ada kata Umar. Sementara yang menuduh Nabi meracau adalah mereka. Artinya, jumlahnya lebih dari tiga.

Siapa mereka yang berani menuduh Nabi meracau? Riwayat-riwayat lainnya –juga di Bukhari Muslim- menyebutkan siapa mereka. Mereka juga ribut di depan Nabi saat Nabi sakit keras. Siapakah mereka? Silahkan menyimak kembali makalah : siapa yang ribut saat Nabi sakit?
Dengan mudah kita mendapati bahwa yang berbohong adalah Khomeini sendiri, bukan Umar bin Khattab. Khomeni lah yang pembohong, bukan Umar bin Khattab.

Ini sebuah pertanda, berbohong adalah kebiasaan ustadz dan ulama syiah yang susah ditinggalkan. Kita tidak perlu heran, karena mereka bermakmum pada Khomeini, sedangkan makmum harus mengikuti imamnya.

Apa maksud dan tujuan ini semua? Semua ini untuk mengungkapkan kebencian Khomeini kepada Umar bin Khattab, orang yang membawa obor cahaya Islam pada negeri Persia.

 

 





Users' Comments  
 

Average user rating

 

Display 13 of 13 comments

1. 13-02-2010 20:41

Ali Husen
Assalamualaikum wr wb. 
Pak Ustad, tapi pada sahih Muslim tertulis "para sahabat" seperti dibawah ini, mohon petunjuk : 
 
Dari Said bin Jubair ia berkata: Ibnu Abbas ra. berkata: Hari Kamis, apakah hari Kamis itu? Kemudian ia menangis sehingga air matanya membasahi batu kerikil. Maka aku bertanya: Wahai Ibnu Abbas, ada apa dengan hari Kamis? Ia menjawab: Pada hari itu penyakit Rasulullah saw. bertambah parah kemudian beliau bersabda: Kemarilah, aku akan menuliskan untukmu suatu wasiat sehingga kamu tidak akan tersesat setelahku. Lalu para sahabat bertengkar, padahal tidak pantas terjadi pertengkaran di hadapan Nabi. Mereka berkata: Apakah yang terjadi dengan beliau, apakah beliau sedang mengigau? Tanyakanlah maksudnya kepada beliau! Nabi saw. bersabda: Biarkanlah aku. Karena apa yang akan aku sampaikan adalah lebih baik. Aku mewasiatkan tiga perkara kepadamu yaitu: Usirlah orang-orang musyrik dari Jazirah Arab, izinkanlah para utusan memasukinya serta sambutlah mereka dengan baik seperti yang pernah aku perbuat dengan mereka. Kemudian beliau terdiam tidak menyebutkan yang ketiga, atau mungkin menyebutkannya tetapi aku lupa. (Shahih Muslim No.3089 
 
MrShiaa: 
 
terimakasih, silahkan lihat shahih Muslim yang bahasa arab.
Ali Husen

2. 13-02-2010 22:31

kebohongan shiah
assalmualaikum wr wb wahai umat muslim saya mencintai anda karena ALLAH SWT untuk itu saya ingin mengingat kan anda sekalian ,,,,, sekali kali jangan anda percaya bicara orang shiah sebab kewajiban orang shiah harus berbohong,,,,kitab yg mereka yakini adalah mushaf fatimah berbeda dengan saya dan kebanyakan dari anda yg mengakui 100% KEASLIAN ALQURAN dan majelis ulama indonesia sudah memfatwakan kesesatan ajaran shiah termasuk ajaran terlarang di indonesia dan banyak lagi negara muslim lain nya yg mengharam kan ajaran shiah ,sangat banyak kesesatan golongan shiah maka berhati hati lah kelak di yaumil hisab jangan sampai anda termasuk dalam golongan orang orang yg merugi # NAUZUBILLAH # SUKRON ZAJA KUMULLAH KHOIRON KATSIRON WASSALAUALAIKUM WR WB
arief

3. 14-02-2010 01:43

khomeini...
Saya dulu termasuk salah satu pengagum beliau dan ahmadinejad tp setelah saya tau kedok syi'ah yg sbnrnya, saya stop mengagumi mereka. Karena ternyata ahmadinejad pernah mencerca sahabat Nabi, karena ternyata Khomeini pernah membuat riwayat2 palsu dengan mengatasnamakan sahabat Nabi yg mulia, salah satunya riwayat yg ada di artikel ini. 
 
Terima kasih akhi, lanjutkan perjuanganmu membongkar kedok syi'ah, jgn pernah lelah. Masih banyak saudara2 muslim kita yg tidak tahu menahu mengenai syi'ah. 
 
Btw akhi, skrg kang Jalal udh mulai go public loh, ketika ramadhan tahun lalu saya menemukan beliau mengisi acara menjelang berbuka puasa di Delta FM Jkt. Siraman rohani beliau -bagi yg telah mengenal dan paham ciri2 syiah- tidak lain adalah seputar keutamaan ahli bait. Ini menunjukkan mereka mulai brani muncul ke permukaan.
irdham

4. 19-02-2010 01:30

parwis.l.palembani
Assalamualikum 
 
Kepada saudaraku kaum muslimin dimanapun berada, marilah kita tinggal fanatisme kita pada golongan, mazhab, ataupun aliran, karena nabi sendiri tidak bermazhab, aliran, ataupun golongan, dia adalah rasul untuk kalian semua, ikutilah jalanya, bukan jalan setan yang selalu mengelabui manusia dan selalu berusaha menyesatkan manusia. 
 
Marilah kita kedepan akal jernih kita, lihatlah kebenarana bukan, melihat kepada Imam, mazhab ataupun aliran. 
 
Pernahkah anda bertanya pada diri anda sendri, dengan menanyakan (Apakah yang saya yakini ini benar dengan apa yang Rasul Saw ajarkan kepada umat ini???????????????), yang pastinya tinggalkan fanatisme kita, karena ia akan menutupi mata kita untuk melihat kebenaran. 
 
marilahlah kita lihat dalam ajaran syiah ini, semenjak kapan ajaran Islam yang mulia ini menjadi ekslusif hanya kepada ahlul bait, semenjak kapan para imam suci sehingga bagai dewa????????, ketahuilah ini semua merupakan kenyataan dan budaya mereka di Iran dulu yang mana mereka Bangsa Parsi dan Zoroaster, lalu kita tanyakan pada diri kita sebagai insan berfikir, apakah ini yang Rasul ajarkan. 
 
Haul yangh mereka laksanakan setiap bulan syura, dengan memukul dan mencambuk diri sam bil dilukai, ketahuilah ini merupakan bahan tertawaan bangsa musuh Allah yang tidak beriman kaepadanya. 
 
Imam bagai dewa, suci bagaikan nabi, sungguh ini semua kalau dipandang dengan jernih memuakkan, apalagi ajaran tentyang pernikahan dan mutah semuanya nafsu setan sumber ajaranya, dan mereka berdalil dengan perkataan Imam-imam 12, sungguh ini, merupakan perbuatan penghginaan kepada mereka, mana mungkin mereka berfatwa seperti itu, lagi pula islam adalah wahyu yang semuanya harus bersumber dari dari alquran dan hadist yang shahih, bukan hadist katanya dan katanya. 
 
perhatikan mereka bersujud kepada kuburan, tak ubahnya seperti menuhankannya, padahal sujud hanyalah milik Allah Swt, maaf bukan saya membela syetan, syetan saja disuruh Allah untuk bersujud keda adam saja sungkan, ini jelas-jelas sujud kepada kluburan. 
 
Memang sudah janji Allah, neraka akan penuh, salah cara penghuni neraka itu untuk sampai keneraka ya, mereka tersesat, ingatlah pesan alquran berikut ini. 
 
13. Dan kalau Kami menghendaki niscaya Kami akan berikan kepada tiap-tiap jiwa petunjuk (bagi)nya, akan tetapi telah tetaplah perkataan (ketetapan) daripadaku; Sesungguhnya akan Aku penuhi neraka Jahannam itu dengan jin dan manusia bersama-sama. (QS. 32:13)  
 
 
 
dan bagi mereka yang merasa benar Imamnya dan kelompoknya akan menyesal ia, karena ia tidak melihat kebenaran dengan mata iman, akan tetapi ia melihat kebenaran dengan fanatisme Imam dan mMazhab, ujungnya mereka menyasal, 
165. Dan di antara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. 
Adapan orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah. Dan jika seandainya orang-orang yang berbuat zalim itu mengetahui ketika mereka melihat siksa (pada Hari Kiamat), bahwa kekuatan itu kepunyaan Allah semuanya, dan bahwa Allah amat berat siksa-Nya (niscaya mereka menyesal). (QS. 2:165)  
 
166. (Yaitu) ketika orang-orang yang diikuti itu berlepas diri dari orang-orang yang mengikutinya, dan mereka melihat siksa; dan (ketika) segala hubungan di antara mereka terputus sama sekali. (QS. 2:166)  
 
167. Dan berkatalah orang-orang yang mengikuti: Seandainya kami dapat kembali (ke dunia), pasti kami akan berlepas diri dari mereka, sebagaimana mereka berlepas diri dari kami. Demikianlah Allah memperlihatkan kepada mereka amal perbuatannya menjadi sesalan bagi mereka; dan sekali-kali mereka tidak akan keluar dari api neraka. (QS. 2:167) English : 
 
 
170. Dan apabila dikatakan kepada mereka: Ikutilah apa yang telah diturunkan Allah. Mereka menjawab: (Tidak) tetapi kami hanya mengikuti apa yang telah kami dapati dari (perbuatan) nenek moyang kami. (Apakah mereka akan mengikuti juga), walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui suatu apapun, dan tidak mendapat petunjuk?. (QS. 2:170)
parwis.l.palembani

5. 19-02-2010 14:55

BELALAH RAJAMU INI !!
******* 
 
MrShiaa: 
 
Mas, raja saudi bukan representasi sunni, dia juga bukan wakil imam.  
 
saya juga bukan warga saudi.  
 
paham? 
 
jadi anda salah alamat. jika anda ingin protes, datang saja ke kantor kedutaan saudi di cawang. jangan protes di web ini, ini bukan web milik kedutaan saudi maupun kerajaan saudi.
Raja Saudi as salafy AL WAHABI

6. 19-02-2010 21:56

Khomeni...Oh
Kata Khomeini ketika masa masa Revolusi Syi'ah Iran 
"Tiada Sunni tiada Syi'ah, yang ada adalah Islam" 
Taqriib banget tuh, mungkin biar dapet dukungan dari saudara saudaranya Ahlussunnah untuk mendapatkan puncak kekuasaan, namun setelah berada puncak kekuasaan itu Ahlussunnah yang membantunya dipenjarakan, sebagian Syi'i yang dianggap berpotensi menjadi lawan politiknya d kemudian hari ditangkapi. Yang lebih parah lagi hingga kini madrasah n mesjid Ahlussunnah tidak diperkenankan berdiri d Teheran akibat ulah Khomeini, seorang "revolusioner" wakil Imam Mahdi yang mengatakan "Tiada Sunni tiada Syi'ah, yang ada adalah Islam" 
 
MrShiaa: 
 
terimakasih, memang begitu mudah Khomeini berbohong, tapi siapa yagn salah, Khomeini atau orang yang mau dibohongi?
Hamdun

7. 23-02-2010 11:53

Hebat
Hebat.... Anda pny pemimpin seperti Umar bin khattab yg dlm kehidupannya suka mabuk yaitu minum nabid (minuman yg diharamkan oleh syariat Islam), bahkan akhir hayat pemimpin yg anda agung-agungkan (umar) msh minum minuman yg paling disukainya yaitu nabid. Mau mati msh ingat ama nabid, ini sungguh luar biasa. Mudah- mudahan anda di bangkitkan bersama pemimpin anda kelak pada hari kiamat dan di tempatkan di suatu tempat yaitu neraka. 
 
MrShiaa: 
 
terimakasih, meskipun demikian, Ali bin Abi Thalib, yang menurut pandangan anda tidak pernah salah dan lupa, menikahkan anaknya dengan Umar bin Khattab, yang menurut anda adalah pemabok. siapa yang benar? 
 
Anda atau Ali bin Abi Thalib? 
 
Yang jelas, anda hebat, karena memilih pemimpin seperti Khomeini. Berarti Anda berani menanggung resikonya.Siapkah Anda?
Fayyad

8. 04-03-2010 22:04

makan bangkai sendiri
Itulah hebatnya syiah, karena didasari oleh dengki dan hasud sehingga mereka tidak sadar sering menghujat orang yang diagungkannya dengan cara memutar balikkan fakta hadist yang shahih, dan dengan segala kebodohannya secara tidak langsung menghina dan merendahkan Ali ra mantu dan sahabat serta ahli bait Rasulullah SAW. Maka hai para penganut syiah yang berotak dan mempunyai nurani yang belum terlalu tercemar oleh kesesatan bertobatlah dan kembali kepada yang haq yaitu Quran dan hadist. Ingat tanggung jawab akhirat menanti kita kelak dan hakimnya adalah Allah SWT. Alaisallahubiahkamil hakimiin!!!
ahmad

9. 17-03-2010 02:23

Umar (ra) Seorang Pemabuk???
"Hebat.... Anda pny pemimpin seperti Umar bin khattab yg dlm kehidupannya suka mabuk yaitu minum nabid (minuman yg diharamkan oleh syariat Islam), bahkan akhir hayat pemimpin yg anda agung-agungkan (umar) msh minum minuman yg paling disukainya yaitu nabid. Mau mati msh ingat ama nabid, ini sungguh luar biasa. Mudah- mudahan anda di bangkitkan bersama pemimpin anda kelak pada hari kiamat dan di tempatkan di suatu tempat yaitu neraka." --> Kalau memang keadaan Umar bin Al-Kahatab (ra)seperti itu,tolong sebutkan sumber rujukan anda..Atau jangan2 itu ucapan2 yang dipeliintir atau disamarkan sedemikian rupa,seperti kebiasaan para Ulama Syiah?????? 
 
MrShiaa: 
 
terimakasih, tapi rupanya Amirul Mukminin menikahkan anaknya dengan seorang yang dianggap syiah sebagai pemabok. 
 
Jika memang Umar adalah pemabok seperti kata syiah, berarti Ali tidak lagi maksum, karena orang sekarang pun tidak sudi menikahkan anaknya dengan pemabok, apalagi dulu.
Budi

10. 14-05-2010 13:29

alhamdulillah,semoga ini jadi bekal untuk menangkis dan mengajak mereka,khususnya sahabat ana untuk kembali kepada manhaj Rosululloh SAW.ana sekarang sedang bermuamalah dg sahabat lama yg ternyata udah ikut syiah,dan hampir smua kolega adlh orang-orang syiah,dan mereka mulai mempengaruhi ana.mohon do'a dan dukungannya.makasih akhy. 
 
MrShiaa: 
 
terimakasih, jika ada problem tentang apa yang anda tidak tahu ttg mereka, atau bingung menghadapi hujjah mereka, silahkan email saya: 
 
[email protected]
abu fatahillah

11. 29-06-2010 05:58

tantangan mubahalah
kepada seluruh jamaah syiah termasuk khomeini, saya tantang kalian mubahalah (istilah indonesianya sumpah pocong) : aqidah siapakah yang sejalan dengan muhammad SAW, ahlussunnah waljamaah atau syiah waljamaah
nisa

12. 08-09-2010 16:48

Bismillah,,
Subhanallah,,argumentasi yg antum bawakan utk menangkis syubhat mereka tepat sasaran. 
 
MrShiaa: 
 
terimakasih mas, semua dari Allah semata...
Hdn

13. 30-10-2011 18:35

astagfirullahalazim
kaum syi'ah memang bukan orang islam.....
sasak

Display 13 of 13 comments

Tambahkan Komentar



mXcomment 1.0.8 © 2007-2018 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelumnya   Berikutnya >
 

Syiah Latest Comments

izin share
Assalamu Alaikum... Mr.Shiaa yang di Muliakan saya minta izin untuk...
10/05/14 01:58 More...
By Abdi Dalem

mr
cukuplah hadits Bukhari tentang tanah fadak no 3435 sebagai pembantah...
30/10/13 10:38 More...
By amien

pns
kang jalal suruh belajar lagi tentang agama islam yg benar..banyak...
19/09/13 05:58 More...
By yusuf prasetyo

Assalamualaikum..
Dari awal sampai akhir ana baca koment2 yg memihak syiah versus yg...
08/09/13 18:29 More...
By Revi

ululalabab
Aswb, mudahďan Allah memberikan anda kekuatan untuk trus berjuang...
08/09/13 08:50 More...
By tauhid

Lihat Gallery Syiah

Online

Saat ini ada 1 tamu online