Home
Apa Isi wasiat Nabi saat Nabi sakit ? PDF Cetak E-mail
 

Nabi ingin berwasiat tetapi tidak jadi, mengapa Nabi tidak jadi berwasiat? Apa yang ingin disampaikan Nabi dalam wasiatnya? Episode yang tak pernah diungkap oleh syiah. Banyak peristiwa yang terjadi saat Nabi sakit. Ada peristiwa yang diekspose, dan ada pula yang sengaja ditutupi. Agar mendapat gambaran yang utuh, pembaca harus menelaah seluruh riwayat yang ada.

Salah satunya adalah peristiwa wasiat hari kamis. Di mana pada hari itu Nabi ingin berwasiat, dan meminta untuk diambilkan pena dan kertas, tapi ahlulbait yang saat itu berada di sekitar Nabi, tidak beranjak mentaati perintahNya. Akhirnya Nabi pun tidak jadi wasiat. Nabi tidak jadi berwasiat bukan karena takut pada Umar, atau pada siapa pun juga.
Meski tidak ada bukti apa pun, dan Nabi tidak jadi berwasiat, ada juga yang mengklaim bahwa Nabi hendak menuliskan wasiat pengangkatan Ali bin Abi Thalib. Sekali lagi, klaim ini tidak memiliki bukti. Di sini kita bertanya-tanya lagi, mengapa teman-teman syiah kali ini kehilangan sikap kritisnya.

Peristiwa hari kamis terjadi menjelang wafatnya Nabi. Jauh hari sebelumnya, saat Nabi tinggal di mekkah, Nabi tetap berdakwah menjelaskan kesesatan kaum Quraisy. Seperti syiah yang marah ketika hakekat kesesatannya diungkap, kaum Quraisy pun murka pada Nabi, berusaha sekuat tenaga agar bisa membungkam mulut Nabi yang membuat repot mereka. Mereka ingin membungkam mulut Nabi yang melaksanakan perintah Allah, agar tidak menjelaskan kesesatan kaum Quraisy lagi. Tetapi upaya itu gagal total. Nabi tetap melaksanakan perintah Allah untuk menyampaikan Islam, meski dihadapi oleh gangguan dan serangan dari kaum Quraisy, dari mulai psywar dengan isu-isu sampai dengan serangan fisik. Sebagian peristiwa itu direkam oleh baris-baris buku sejarah kehidupan Nabi.

Apakah Nabi yang tetap teguh menjelaskan kesesatan Quraisy meski menghadapi gangguan, tidak jadi menyampaikan wasiatnya hanya karena Umar bin Khattab? Dalam gambaran teman-teman syiah, Umar bin Khattab sengaja menghalangi Nabi agar tidak jadi berwasiat. Padahal, yang dikatakan Umar hanyalah : Nabi telah sakit parah, cukup bagi kami Kitab Allah.

Ini yang sering kita dengar dan kita baca. Namun ada riwayat yang tidak pernah tereskpos, tentang peristiwa yang terjadi pada hari-hari terakhir kehidupan Nabi, saat Nabi sakit menjelang wafatnya. Riwayat ini tercantum dalam kitab shahih Muslim. Kitab yang juga memuat riwayat peristiwa hari kamis. Tetapi hadits ini selalu dilupakan. Hadits ini membuat kita memiliki pemahaman yang utuh. Tanpa data yang lengkap, hasil kesimpulan kita akan keliru. Data yang lengkap adalah syarat mutlak agar kesimpulan kita pas.

عَنِ الزُّهْرِىِّ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قَالَ لِى رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فِى مَرَضِهِ « ادْعِى لِى أَبَا بَكْرٍ وَأَخَاكِ حَتَّى أَكْتُبَ كِتَابًا فَإِنِّى أَخَافُ أَنْ يَتَمَنَّى مُتَمَنٍّ وَيَقُولَ قَائِلٌ أَنَا أَوْلَى. وَيَأْبَى اللَّهُ وَالْمُؤْمِنُونَ إِلاَّ أَبَا بَكْرٍ ».

Dari Az Zuhri, dari Urwah dari Aisyah mengatakan : Rasulullah berkata padaku saat sakitnya : panggillah Abubakar dan saudaramu agar aku menulis tulisan wasiat, karena aku takut ada yang berangan-angan, dan ada yang mengatakan : aku lebih layak, Allah dan orang beriman enggan kecuali pada Abubakar.

Ternyata bukan di hari kamis saja Nabi ingin berwasiat. Ada lagi saat-saat Nabi ingin berwasiat. Tapi kali ini isi wasiat jelas. Nabi takut jika ada yang merasa lebih dari Abubakar. Nabi takut ada orang yang merasa lebih berhak dari Abubakar. Tetapi Nabi tidak jadi berwasiat, karena berita dari langit telah turun, menyebutkan bahwa kelak Abubakar yang akan menjadi khalifah. Allah dan orang beriman enggan kecuali Abubakar yang menjadi khalifah.

Ini bukti kuat yang melemahkan seluruh pendapat syiah. Ketika Allah dan orang beriman enggan kecuali Abubakar yang menjadi khalifah, seluruh orang syiah menghendaki Ali yang menjadi khalifah. Dan yang terjadi adalah kehendak Allah, bukan kehendak syiah. Namun syiah sampai hari ini masih belum bisa menerima ketentuan Allah. Kalimat yang disampaikan oleh Nabi adalah kalimat berita, yang memberitahu kita tentang apa yang terjadi di hari depan. Namun kalimat berita ini mengandung perintah, yaitu perintah untuk mengikuti apa yang diridhai Allah, dan perintah untuk selalu bersama orang beriman, dan tidak menyimpang dari jalan mereka. Allah mengancam orang yang menyimpang dari jalan kaum beriman:

Dan barangsiapa yang menentang Rasul sesudah jelas kebenaran baginya, dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang mukmin, Kami biarkan ia berkuasa terhadap kesesatan yang telah dikuasainya itu dan Kami masukkan ia ke dalam Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali. QS. an-Nisa' (4) : 115

Syiah bukan lagi menyimpang dari jalan kaum mukminin yang meridhai Abubakar, tetapi mengkafirkan sahabat Nabi karena tidak membaiat Ali menjadi khalifah. Ketika orang mukmin dianggap kafir, maka sesungguhnya yang menganggap kafir itulah yang kafir.

Meski tercantum dalam shahih Muslim, riwayat ini tidak pernah terungkap pada pembahasan saat-saat akhir kehidupan Nabi, apalagi pada pembahasan kamis kelabu. Karena jelas riwayat ini mementahkan seluruh argumen syiah tentang wasiat Nabi. Syiah tidak suka dengan keputusan Allah, yang disampaikan oleh Rasul dan diikuti oleh orang-orang beriman saat itu. Selain itu, hadits ini juga menunjukkan dengan jelas bahwa para sahabat adalah kaum beriman.






Users' Comments  
 

Average user rating

 

Display 14 of 14 comments

1. 19-03-2010 02:50

mau nanya
Assalamu'alaikum, 
 
Maaf akhi, hadits shahih muslimnya yg disebut tadi nomer berapa ya? dan ada di kitab dan bab apa ya? Saya juga ingin mencari referensinya. 
 
MrShiaa: 
 
terimakasih, kitab fadhail shahabat, fadhail Abubakar As Shiddiq
toghe

2. 20-03-2010 08:00

thanks Mr.
Jazakallahu khoir Mr.Shia, 
 
saya menemukan haditsnya, no. 4399, terdapat di shahih Muslim, kitab fadhoil shahabah, bab keutamaan Abu Bakar As-Shiddiq RA. Sanad lengkapnya adalah : Telah menceritakan kepada kami Ubaidullah bin Sa'id, Telah menceritakan kepada kami Yazid bin Harun, Telah mengabarkan kepada kami Ibrahim bin Sa'ad, Telah menceritakan kepada kami Shalih bin Kaisan dari Az Zuhri dari Urwah bin Az-Zubair dari Aisyah...-lalu matan hadits- 
 
Saya menemukan para perawinya adalah para perawi tsiqah yg banyak dipakai didalam shahih Bukhari dan Muslim. 
 
Kebenaran terbuka sudah. Saya menunggu komen dari kawan2 syiah mengenai hal ini, tp jgn dengan emosi loh.
toghe

3. 24-03-2010 01:58

Assalamu'alaikum.!hidup ahlussunah.
Akhi,salut untuk perjuangan ntm dlm dunia maya ini,cmn kasih masukan jika ntm punya jaringan da'wah,untuk materi akidah syiah slalu dbhs oleh kawan2 ntm,krna bnyk didaerah saya yg terjerumus msk aliran syiah,untuk djadikan pelajaran agar jngn smpe daerah lain kena wabah syiah,truskan perjuanganya sampe Dunia Nyata,salam ukhuwah y akhi,!smg ALLAH slalu memberi Hidayahnya slalu. 
 
MrShiaa: 
 
terimakasih, antum aja yang jadi jaringan ana, afwan, posisi antum di daerah mana? 
 
silahkan jawab ke email 
 
[email protected]
Gozali

4. 24-03-2010 13:20

kesilapan
adakah cukup QURAN sahaja? TIDAK BACAKAH KAMU HADIS TSAQALAIN? 
 
MrShiaa: 
 
apakah mengikuti hadits tsaqalain berarti harus mengikuti mazhab syiah? 
 
ali

5. 27-03-2010 08:41

Facebook
Assalaamualaikum akhi, ana saran gimana kalau buat group di Facebook dengan link ke situs ini, karena ana lihat itsna sangat aktif di social networking. Kasihan kalau anak muda yang hobi facebook nantinya terjerumus ke faham berkedok pecinta ahlulbayt/habaib ini. Jazaakallah. Boleh dihapus komen saya ini, saya ngga tahu gimana cara kirim email ke nt 
 
 
MrShiaa: 
 
terimakasih sarannya, setahu saya sudah ada group yang menanggapi syiah di facebook, group inilah syiah dan penjelasannya, yang ada hiasan-hiasan di kiri kanan huruf, 
 
adminnya bernama Nasr Rudin, Awi Sirep, dll. 
 
karena syiah juga ingin menjaring orang nyasar dengan membuat group dengan nama serupa.
Abu Adam

6. 14-04-2010 00:34

Assalamualaikum.
Assalamualaikum...menanggapi usulan salah satu ikhwan kita ttg milis antum agar bisa masuk FB,ana sangat setuju akh..dan benar yg beliau bilang..syi'ah aktif sekali di FB,bukan hanya syiah tapi masih banyak ajaran2yg menyimpang yg aktif di FB,dan parah nya lagi ahmadiyah pun aktif di sana...baraqallahu fiik,akh ana izin share artikel2 antum ttg syiah..
Nizar Muhammad

7. 23-04-2010 07:09

Dalil ahlussunah
Assalammualaikum.... 
 
Kalau Anda mengkritisi Islam Syiah Imamiyah dengan dalil kalangan ahlussunah, itu tidak adil dan tidak dapat diterima akal sehat. Seharusnya dalam mengkritisi Islam Syiah Imamiyah, gunakan dalil dari kalangan Syiah Imamiyah. 
 
Wass., 
 
MrShiaa: 
 
terimakasih sebelumnya, rupanya anda belum banyak baca artikel web ini, saya sangat banyak menggunakan literatur syiah dalam menjelaskan hakekat ini pada umat. 
Anthony Kohar

8. 15-05-2010 11:43

????!!!
Ajaran Syi'ah to gimana sich, gimana menurut MUI sesat apa gk tuch, diindonesia udah ada pengikutnya ya,,?
Jon

9. 18-05-2010 09:34

mana buktinya?
salam, 
saya mau tanya, ada dimana sekarang bukti wasiat yg dijanjikan rasulullah saw kepada abu bakar? bukankah ketika rasulullah saw menyuruh aisyah untuk memanggil ayahnya[Abu bakar] dan saudaranya mereka sedang tidak ada halangan? [tdk seperti tragedi hari kamis] ataukah aisyah melanggar perintah rasulullah saw dgn tidak memanggil ayah dan saudaranya sehingga tdk tertulis wasiat tsb? 
trus ada nggak asbabun nuzul ayat quran terhadap hadist wasiat kepada abu bakar ini? 
 
ayo dong tampilkan rujukannya, 
jangan kalah sama syiah, 
hadist tsaqalain aja ada asbabun nuzulnya, 
hadist ttg kepemimpinan Imam Ali jg banyak asbabun nuzulnya, 
begitu juga hadist ahlu kisa dan hadist2 lainnya yg menunjukkan keutamaan2 syiah. 
 
ditunggu pencerahannya.. 
tunjukkanlah bahwa yg benar itu benar, dan yg batil pasti terkalahkan 
 
wassalam.. 
 
MrShiaa: 
terimaksih, Nabi tidak jadi berwasiat. sampai hari ini, tidak ada bukti wasiat yang tegas dari Nabi pada Ali untuk jadi khalifah.
abu constantine

10. 27-05-2010 02:36

Keutamaan Sahabat
Assalamualaikum, 
Tentang keutamaan sahabat, kita sepakat mereka punya keutamaan dalam hal-hal tertentu saja, jadi kita tidak bisa mengatakan bahwa a lebih baik dari b atau c, Mereka adalah sahabat-sahabat sejati yang rendah hati saling mendahulukan yg lain. Dan Alloh ridho pada mereka semua.. 
Kita sedang menjelaskan tentang kesalahan-kesalahan syiah tapi karena saking semangatnya dalam menjelaskan kita (secara tak sadar) mungkin terjebak dalam meninggikan sahabat yang satu dan merendahkan yang lain. Wallohu a'lam
Abu Ahmad

11. 06-06-2010 04:25

ta'aruf
smg Allah meridloi kita semua, amiiiiin
amaabit ali

12. 03-07-2010 00:21

tsaqalain
Salam... 
Wasiat Rasulullah s.a.w. sudah jelas ! Yang termuat dalam riwayat/ hadist tsaqalain. Apakah Abu Bakar termasuk orang yang disebutkan dalam hadist tsaqalain, yang harus diikuti umat (agar tidak tersesat) setelah Rasulullah s.a.w.? 
Apabila anda beranggapan bahwa hadits dari 'Aisyah dalam shahih muslim tentang wasiat Rasulullah s.a.w. mengisyaratkan penunjukkan Rasulullah s.a.w. kepada Abu Bakar untuk memimpin umat setelah beliau, maka hadist tersebut bertentangan dengan hadits tsaqalain (karena Abu Bakar tidak termasuk dalam tsaqalain, kecuali anda memepunyai penjelasan lain bahwa Abu Bakar termasuk dalam tsaqalain). 
Wallahu'alam. 
Wassalam 
 
MrShiaa: 
terimakasih atas pandangan kritis anda, sebelumnya, ada metode yang harus ditempuh untuk menyelesaikan kontradiksi yang ada, menurut anda, antara hadits tsaqalain dan hadits penunjukan abubakar. 
 
Apakah hadits tsaqalain berarti menunjuk Ali sebagai khalifah? mana kata yang menunjukkan bahwa Ali adalah khalifah di hadits tsaqalain? 
 
tidak ada kata Ali di tsaqalain, dan ahlulbait bukan hanya Ali saja. kalo nama Abubakar, ya cuma ada satu Abubakar, yaitu mertua Nabi.
PANTEREK

13. 15-07-2010 04:52

wasiat terakhir
Tulisan saudara ini terlalu tendensius. Tidak mencerminkan obyektivitas atas fakta dan telaah kritis atas sejarah kenabian Rosulullah SAW. Sejauh yang saya ketahui bahwa pada hari Kamis (kalo gak salah tgl 19 Syafar)itu kondisi Nabi sudah sangat sakit dan Beliau bermaksud menuliskan wasiat di atas kertas. Beliau hanya meminta secarik kertas dan pena. Hanya itu. Tetapi apa yang terjadi. Umar bin Khattab mengomel dan mengancam para sahabat untuk tidak memenuhi permintaan Rosulullah. Dia menuduh Nabi tengah dalam keadaan meracau. Meracau didefiniskan sebagai kondisi setengah sadar karena demam yang tinggi serta mengigau. Subhanallah, Nabi yang mulia, yang dijaga kesuciannya, dijaga perkataan dan amal perbuatannya oleh Allah SWT dikatakan meracau? Akhirnya Nabi mengusir Umar bin Khattab supaya menjauh dan akibat peristiwa tsb, wasiat tidak jadi dilaksanakan. Semoga ini dijadikan khasanah yang memperkaya wawasan kita. Amien. 
 
MrShiaa: 
 
terimakasih, anda perlu memverifikasi setiap informasi yang anda dengar, dan menimbang informasi itu dengan timbangan logika yang sehat. mana mungkin Nabi SAW tidak jadi berwasiat hanya gara-gara Umar bin Khatab? Mana mungkin Nabi meninggalkan perintah Allah gara-gara Umar? 
apakah anda pernah mencari di sumber asli apakah Umar mengatakan bahwa Nabi meracau? 
sekali lagi, tidak semua yang anda dengar benar, timbang dulu dengan logika, periksa dulu ke sumbernya.terimakasih.
juggernut

14. 17-07-2010 13:11

angan2 penulis
saya cermati apa yang saudara tuliskan sangatlah subyektif sekali terutama pada kalimat berikut "Nabi takut jika ada yang merasa lebih dari Abubakar. Nabi takut ada orang yang merasa lebih berhak dari Abubakar. Tetapi Nabi tidak jadi berwasiat, karena berita dari langit telah turun, menyebutkan bahwa kelak Abubakar yang akan menjadi khalifah. Allah dan orang beriman enggan kecuali Abubakar yang menjadi khalifah." Pertama dasar apa yang membuat saudara berkesimpulan dengan kalimat nabi takut??? apakah Nabi seorang yang ragu ragu dalam memutuskan masalah?(astaghfirullah) 
Yang kedua. "Tetapi Nabi tidak jadi berwasiat, karena berita dari langit telah turun" darimana anda mendapatkan data ini??? atau hanya angan2 saudara saja Naudzubillah... 
 
MrShiaa: 
 
terimakasih, masalah Nabi takut, itulah yang ada dalam text, masalah Nabi tidak jadi berwasiat, mengapa beliau tidak jadi berwasiat? 
fatih

Display 14 of 14 comments

Tambahkan Komentar



mXcomment 1.0.8 © 2007-2018 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Sebelumnya   Berikutnya >
 

Syiah Latest Comments

izin share
Assalamu Alaikum... Mr.Shiaa yang di Muliakan saya minta izin untuk...
10/05/14 01:58 More...
By Abdi Dalem

mr
cukuplah hadits Bukhari tentang tanah fadak no 3435 sebagai pembantah...
30/10/13 10:38 More...
By amien

pns
kang jalal suruh belajar lagi tentang agama islam yg benar..banyak...
19/09/13 05:58 More...
By yusuf prasetyo

Assalamualaikum..
Dari awal sampai akhir ana baca koment2 yg memihak syiah versus yg...
08/09/13 18:29 More...
By Revi

ululalabab
Aswb, mudahďan Allah memberikan anda kekuatan untuk trus berjuang...
08/09/13 08:50 More...
By tauhid

Lihat Gallery Syiah

Online

Saat ini ada 1 tamu online